
Photo: istimewa
Utustoria.com, BANGGAI – Musibah kebakaran yang menimpa keluarga Andi Rusli dan istrinya, Madinah, warga Desa Masing, Kecamatan Batui Selatan, masih menyisakan duka mendalam. Rumah yang selama ini menjadi tempat berlindung hangus dilalap api pada Rabu (8/4/2026) lalu.
Peristiwa itu bukan hanya meruntuhkan bangunan, tetapi juga menghapus jejak kenangan dan rasa aman yang selama ini mereka miliki.
Di tengah situasi sulit tersebut, bantuan mulai berdatangan. Salah satunya dari JOB Pertamina Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB Tomori), perusahaan hulu migas yang beroperasi di wilayah Blok Senoro-Toili. Sebagai bagian dari lingkungan sekitar, JOB Tomori menyalurkan bantuan berupa material bangunan untuk membantu korban memulai kembali.
Perwakilan manajemen JOB Tomori, Security Superintendent Ahmad Sodikun, menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut. Ia menegaskan bahwa kepedulian di saat seperti ini menjadi hal yang sangat berarti.
“Kami turut berduka atas apa yang dialami keluarga korban. Semoga diberi kekuatan dan ketabahan. Bantuan ini kami harapkan dapat meringankan beban sekaligus mendukung pembangunan kembali rumah yang layak,” ujarnya saat penyerahan bantuan, Senin (20/4/2026).
Kepala Desa Masing, Satuo Andi Tahang, yang turut hadir, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menghadirkan semangat bagi warga yang terdampak.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian JOB Tomori. Ini menjadi bukti bahwa kebersamaan dan kepedulian masih kuat di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Bantuan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat di bidang kebencanaan. Kegiatan tersebut juga melibatkan tim Community Development (Comdev) dan Relation JOB Tomori yang selama ini aktif menjembatani hubungan perusahaan dengan masyarakat.
Tak hanya itu, sesaat setelah kebakaran terjadi, dukungan lebih awal juga datang dari Jemaah Masjid Baitussalam CPP Senoro melalui Badan Da’wah Islam (BDI) Senoro, yang merupakan wadah pekerja muslim di lingkungan JOB Tomori. Bantuan uang tunai telah disalurkan untuk membantu kebutuhan mendesak keluarga korban.
Material yang diberikan meliputi seng, paku, kayu, pasir, dan semen. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan kembali rumah korban.
Di tengah puing yang tersisa, bantuan tersebut menjadi penanda bahwa korban tidak sendiri. Dari kepedulian yang datang, harapan perlahan tumbuh bahwa kehidupan bisa kembali ditata, meski harus dimulai dari awal. (Red)



