
Photo: Istimewa
Utustoria.com, JAKARTA — Komitmen terhadap penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) kembali membawa JOB Pertamina Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB Tomori) meraih penghargaan bergengsi. Perusahaan yang beroperasi di wilayah Blok Senoro-Toili di bawah pengawasan SKK Migas itu memperoleh penghargaan kategori Platinum pada ajang WSO Indonesia Safety Culture Award (WISCA) 2026 yang digelar oleh World Safety Organization (WSO) Indonesia.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap konsistensi JOB Tomori dalam membangun serta memperkuat budaya K3 di seluruh aktivitas operasional perusahaan. Tidak hanya itu, JOB Tomori juga menerima penghargaan kategori Concerned Company atas kontribusinya dalam mendorong terciptanya budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan.
Prosesi penyerahan penghargaan berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (8/5/2026). Penghargaan diserahkan langsung oleh Chairman WSO Indonesia, Soehatman Ramli, kepada General Manager JOB Tomori, Andry.
Capaian tersebut disebut sebagai hasil kolaborasi antara perusahaan, pekerja, dan mitra kerja melalui penerapan sistem manajemen K3 yang terintegrasi. Selain itu, perusahaan juga dinilai konsisten meningkatkan kompetensi pekerja, memperkuat kesadaran keselamatan, serta menjalankan berbagai program safety secara berkelanjutan di area operasional.
“Implementasi Budaya Keselamatan di JOB Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi sudah sangat komprehensif mencakup aspek psikological behaviour dan kesisteman. Hal ini menunjukkan bahwa Tomori sudah on the track menuju world class company dengan maturitas Budaya Keselamatan,” ungkap Soehatman usai menyerahkan penghargaan kepada General Manager JOB Tomori.
Pada kesempatan yang sama, General Manager JOB Tomori, Andry, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus memperkuat implementasi budaya keselamatan kerja di lingkungan operasional.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja sama dan komitmen seluruh pekerja serta mitra kerja dalam menjadikan aspek keselamatan sebagai prioritas utama di setiap aktivitas operasional. Kami meyakini bahwa budaya K3 yang kuat bukan hanya menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam menjaga keandalan operasi dan keberlanjutan perusahaan,” ujar Andry.
Ia menambahkan, perusahaan akan terus meningkatkan kualitas implementasi budaya K3 melalui penguatan kolaborasi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, dan pengembangan kesadaran keselamatan kerja di seluruh lini perusahaan.
“Ke depan, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan operasional yang selamat, andal, efisien, dan berkelanjutan, sejalan dengan upaya mendukung ketahanan energi nasional,” tambahnya.
Penghargaan tersebut sekaligus menjadi cerminan dari upaya berkelanjutan JOB Tomori dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif, sekaligus memperkuat praktik industri hulu migas yang mengedepankan keselamatan dan keberlanjutan. (Red).



