SKK Migas dan JOB Tomori Dorong Penguatan Literasi Energi bagi Mahasiswa Unsrat | Utustoria SKK Migas dan JOB Tomori Dorong Penguatan Literasi Energi bagi Mahasiswa Unsrat – Utustoria

SKK Migas dan JOB Tomori Dorong Penguatan Literasi Energi bagi Mahasiswa Unsrat

34
Spread the love

Photo: Istimewa

Utustoria.com, MANADO — SKK Migas Perwakilan Kalimantan Sulawesi (Kalsul) bersama JOB Pertamina–Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB Tomori) menggelar kuliah umum di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Manado, Rabu (20/5), sebagai bagian dari upaya memperluas pemahaman generasi muda terhadap industri hulu minyak dan gas bumi (migas), aspek geologi, hingga literasi finansial dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Kegiatan bertema “Bridging Energy & Finance for Future Professionals: Ngerti Hulu Migas, Melek Finansial, Siap Karir” itu diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, tenaga pendidik, staf, serta sivitas akademika Universitas Sam Ratulangi.

Melalui kuliah umum tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai keterkaitan sektor hulu migas dengan aspek teknis, finansial, hingga pengambilan keputusan berbasis data yang menjadi bagian penting dalam pengelolaan energi nasional. Sejumlah praktisi industri dan pemangku kepentingan sektor energi turut hadir untuk berbagi pengalaman dan wawasan kepada peserta.

Mewakili Rektor Universitas Sam Ratulangi, Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Penganggaran, dan Kerja Sama, Prof. Ir. Steenie Edward Wallah, M.Sc., Ph.D., IPU., menyampaikan apresiasi atas sinergi antara dunia pendidikan dan industri. Kolaborasi tersebut dinilai mampu memperkaya wawasan mahasiswa melalui pendekatan pembelajaran berbasis praktik sekaligus meningkatkan kesiapan generasi muda menghadapi dinamika dunia kerja.

Program kuliah umum ini sendiri merupakan agenda edukasi berkelanjutan yang rutin dilaksanakan SKK Migas dan JOB Tomori setiap tahun di berbagai perguruan tinggi. Kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana untuk mendekatkan dunia industri energi dengan lingkungan akademik melalui penguatan literasi energi, pengenalan sektor hulu migas, serta pengembangan wawasan karier bagi mahasiswa.

Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di sejumlah kampus, di antaranya Universitas Tompotika, Universitas Muhammadiyah Luwuk, dan Universitas Tadulako Palu, serta beberapa perguruan tinggi lain yang berada di sekitar wilayah operasi industri hulu migas.

Manager Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Kalimantan Sulawesi, Lely M.W. Sondakh, mengatakan penguatan literasi energi penting dilakukan untuk membangun pemahaman generasi muda terhadap sektor energi yang memiliki posisi strategis dalam pembangunan nasional.

“SKK Migas Perwakilan Kalimantan Sulawesi sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam pengelolaan dan pengawasan kegiatan usaha hulu migas yang dijalankan oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), memiliki komitmen untuk memastikan keberlanjutan industri hulu migas nasional. Melalui kegiatan kuliah umum ini, kami ingin memperkenalkan peran strategis sektor hulu migas dalam mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional, sejalan dengan arah kebijakan pemerintah serta visi Presiden dalam mewujudkan Asta Cita ketahanan energi bagi Indonesia,” ujar Lely.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat membuka wawasan mahasiswa terkait peluang kontribusi dan pengembangan karier di sektor energi pada masa mendatang.

Dalam sesi materi, Nindy Puspaningtyas S.Si dari SKK Migas Kalsul memaparkan pengelolaan industri hulu migas di Indonesia, mulai dari regulasi, pengelolaan wilayah kerja, mekanisme kontrak kerja sama, hingga karakteristik industri yang memiliki risiko tinggi dan membutuhkan dukungan teknologi serta sumber daya manusia yang kompeten. Peserta juga diberikan gambaran mengenai peran strategis sektor hulu migas dalam menjaga pasokan energi nasional dan mendukung pembangunan daerah.

Materi berikutnya disampaikan Narendra Supangat, S.E., S.Kom., M.M., dari JOB Tomori yang menyoroti pentingnya komunikasi efektif, keterlibatan para pemangku kepentingan, serta hubungan harmonis dengan masyarakat dalam mendukung keberlanjutan operasi industri energi.

Dalam kesempatan tersebut, JOB Tomori juga memperkenalkan sejumlah produk hasil binaan masyarakat di sekitar wilayah operasi melalui Komunitas Herbalis Batui Selatan (Kalisbatan). Produk yang dipamerkan meliputi sari mengkudu, Virgin Coconut Oil (VCO), sari jahe merah, sari kunyit, sari temulawak, hingga berbagai produk herbal dan olahan lokal lainnya.

Kehadiran produk tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, pengembangan usaha lokal, serta peningkatan kapasitas ekonomi berbasis potensi daerah. Langkah itu sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat melalui program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Selanjutnya, Teddy Irano, S.T., M.T., membahas peran ilmu geologi dalam industri hulu migas, khususnya pada proses eksplorasi dan pengembangan lapangan migas. Peserta diperkenalkan pada proses pencarian hidrokarbon melalui pendekatan geologi dan geofisika, termasuk pentingnya pemanfaatan teknologi dan sumber daya manusia yang kompeten dalam mendukung penemuan cadangan energi baru.

Sementara itu, Aditia Sukoco, S.E., Ak., C.A., memberikan perspektif mengenai industri energi dari sisi pengelolaan keuangan dan investasi, sekaligus membangun pola pikir finansial bagi generasi muda sebagai bekal memasuki dunia profesional.

Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai industri energi nasional, tetapi juga wawasan lintas disiplin yang menghubungkan aspek teknis, geologi, dan finansial. Selain memperkuat hubungan antara dunia akademik dan industri, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang adaptif, kompeten, dan siap berkontribusi dalam mendukung masa depan energi Indonesia. (Red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *