Wartawan PWI Banggai Tinjau Program UMKM Binaan Pertamina EP DMF di Desa Nonong | Utustoria Wartawan PWI Banggai Tinjau Program UMKM Binaan Pertamina EP DMF di Desa Nonong – Utustoria

Wartawan PWI Banggai Tinjau Program UMKM Binaan Pertamina EP DMF di Desa Nonong

65
Spread the love

Photo: Istimewa

Utustoria.com, Banggai – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Banggai bersama sejumlah jurnalis mengikuti kegiatan media visit yang difasilitasi Pertamina EP Donggi Matindok Field (DMF), Minggu (15/2/2026). Dalam kegiatan tersebut, rombongan mengunjungi Program Pengembangan Masyarakat (PPM) sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berlokasi di Desa Nonong, Kecamatan Batui.

Kunjungan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus bentuk keterbukaan perusahaan kepada insan pers. Selain mempererat hubungan kemitraan, manajemen juga memperkenalkan secara langsung hasil program pemberdayaan yang telah dijalankan, khususnya yang menyasar peningkatan ekonomi kelompok perempuan di sekitar wilayah operasional.

Relation & Land Matter Pertamina EP Donggi Matindok Field, Jemsar Panganju, menegaskan bahwa media visit tersebut menjadi ruang dialog yang sehat antara perusahaan dan jurnalis di Banggai.

Menurutnya, keterlibatan wartawan penting agar publik dapat mengetahui secara langsung perkembangan program binaan serta dampak ekonominya bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, wartawan dapat melihat secara langsung bagaimana kelompok binaan kami berkembang, termasuk dampaknya terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. Kami berharap rekan-rekan wartawan dapat membantu mempromosikan kegiatan ini agar semakin dikenal luas,” ujar Jemsar.

PWI Nilai Program Pemberdayaan Layak Didukung

Ketua PWI Banggai, Abdul Saleh, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan kepada para wartawan untuk melihat langsung aktivitas pemberdayaan masyarakat yang dijalankan perusahaan.

Ia menilai, kegiatan semacam ini membuka ruang transparansi sekaligus memperkaya informasi bagi jurnalis dalam menyajikan pemberitaan yang komprehensif terkait program tanggung jawab sosial perusahaan.

“Kami berterima kasih atas kegiatan media visit ini. Kegiatan seperti ini sangat positif karena memberikan ruang bagi insan pers untuk mengetahui secara langsung program-program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan perusahaan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan ke depan,” ungkap Abdul Saleh.

Noto Snack, Bukti Pemberdayaan Perempuan Desa

Salah satu titik kunjungan adalah UMKM Noto Snack yang dikelola Andi Emma di Desa Nonong. Usaha ini bergerak di bidang pengolahan makanan ringan berbahan baku lokal dan menjadi contoh berkembangnya ekonomi perempuan desa melalui pendampingan berkelanjutan.

Di hadapan rombongan wartawan, Andi Emma mengisahkan proses panjang yang dilalui kelompoknya, mulai dari fase merintis hingga mampu bertahan dan berkembang. Ia mengakui dukungan perusahaan sangat membantu dalam menjaga konsistensi usaha.

“Dengan bantuan dan pendampingan dari Pertamina EP, kegiatan UMKM kami dapat berjalan dengan baik dan terus berkembang,” ujarnya.

Saat ini, Noto Snack memproduksi kacang disko, abon ikan, sambal ikan goreng, hingga keripik pisang. Ke depan, mereka berencana menambah varian baru seperti rangginang guna memperluas pasar.

Dari sisi usaha, kelompok ini mencatat omzet lebih dari Rp5 juta per bulan di luar biaya produksi. Meski masih menghadapi sejumlah kendala pengembangan, capaian tersebut telah memberikan kontribusi nyata terhadap pemenuhan kebutuhan ekonomi keluarga anggota.

Tak hanya itu, kelompok juga telah menerapkan administrasi keuangan yang lebih tertib serta mengikuti pelatihan manajemen usaha. Pendampingan yang diberikan perusahaan meliputi peningkatan kualitas produksi, pengemasan, hingga strategi pemasaran.

Dorong UMKM Mandiri dan Berkelanjutan

Pembinaan UMKM yang dilakukan Pertamina EP Donggi Matindok Field merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat sekitar wilayah operasional.

Melalui pelatihan formulasi produk, penguatan manajemen, peningkatan mutu kemasan, hingga perluasan akses pasar, perusahaan mendorong agar UMKM binaan mampu tumbuh lebih profesional dan berkelanjutan.

Media visit ini diharapkan menjadi jembatan kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, dan insan pers dalam mendukung pembangunan ekonomi lokal yang inklusif di Kabupaten Banggai. (Red)


TAG


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *