PMR Wira SMKN 2 Toili Barat Ambil Bagian dalam Jumbara PMR Kabupaten Banggai | Utustoria PMR Wira SMKN 2 Toili Barat Ambil Bagian dalam Jumbara PMR Kabupaten Banggai – Utustoria

PMR Wira SMKN 2 Toili Barat Ambil Bagian dalam Jumbara PMR Kabupaten Banggai

49
Spread the love

Photo: PMR SMKN 2 Toili Barat

Utustoria.com, Banggai – Palang Merah Remaja (PMR) Wira SMK Negeri 2 Toili Barat turut berpartisipasi dalam kegiatan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) PMR Kabupaten Banggai yang berlangsung pada 17–20 September 2026.

Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan keterampilan kepalangmerahan, kepemimpinan, kerja sama, kepedulian sosial serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai situasi di lingkungan masyarakat.

Kepala SMKN 2 Toili Barat, Marlince Aite, S.Pd., menyampaikan dukungannya terhadap keikutsertaan para siswa dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, Jumbara bukan sekadar kegiatan pertemuan antaranggota PMR, tetapi juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar secara langsung melalui berbagai pengalaman dan aktivitas yang berkaitan dengan kemanusiaan.

“Kami mendukung penuh keikutsertaan PMR Wira SMKN 2 Toili Barat dalam kegiatan Jumbara ini. Anak-anak tidak hanya belajar tentang pertolongan pertama dan kepalangmerahan, tetapi juga belajar disiplin, bekerja sama, peduli terhadap sesama dan mampu mengambil peran ketika berada dalam situasi yang membutuhkan,” ujar Marlince.

Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Jumbara dapat memberikan manfaat bagi perkembangan pribadi siswa sekaligus diterapkan ketika mereka kembali ke lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Kami berharap mereka tidak hanya pulang membawa pengalaman dan prestasi, tetapi juga membawa nilai-nilai kemanusiaan yang mereka dapatkan selama kegiatan. Itu yang paling penting dalam pembinaan siswa,” tambahnya.

Berdasarkan susunan kegiatan, rangkaian Jumbara dimulai pada Kamis, 17 September 2026. Peserta mengikuti apel pembukaan yang diawali devile kontingen dan marching band, kemudian dilanjutkan dengan sejumlah agenda, di antaranya menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PMI, pembacaan tujuh prinsip Gerakan Palang Merah, laporan panitia serta sambutan dari PMI Kabupaten Banggai, PMI Provinsi dan Bupati Banggai sekaligus pembukaan kegiatan.

Agenda pembukaan juga diisi dengan penyematan peserta, penyerahan donasi dan penghargaan, pembacaan doa hingga penutupan apel. 

Setelah pembukaan, peserta mengikuti materi pencegahan bullying di sekolah yang dijadwalkan menghadirkan Polsek Luwuk sebagai pemateri. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan materi Traveling PMR yang mencakup kepalangmerahan, kepemimpinan, pertolongan pertama, siaga bencana, donor darah, kesehatan remaja dan perawatan keluarga.

Pada sore hari, peserta mengikuti talkshow Korps Sukarela (KSR), sebelum melanjutkan rangkaian kegiatan dengan pentas seni pada malam harinya. 

Memasuki Jumat, 18 September, kegiatan diawali dengan senam dan pembersihan lingkungan. Peserta kemudian mengikuti kegiatan bakti yang meliputi jalan sehat, aksi bersih lingkungan, donor darah dan anjangsana.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan berbagai permainan outbound, seperti Misi Bola Air, Estafet Kaki Basah, Taktik Tepung, Lilin Bertahan, Perang Balon dan Voli Misteri. Pada malam hari, peserta kembali mengikuti pentas seni. 

Sementara pada Sabtu, 19 September, peserta mengikuti lomba Traveling PMR. Perlombaan tersebut terdiri atas sejumlah pos keterampilan, yakni Pos Kepalangmerahan, Pos Kepemimpinan, Pos Pertolongan Pertama, Pos Siaga Bencana, Pos Donor Darah, Pos Kesehatan Remaja serta Pos Remaja Sehat Peduli Sesama.

Selain perlombaan, peserta juga menjalani gladi penutupan dan simulasi, dilanjutkan dengan penilaian lomba menu. Rangkaian kegiatan Jumbara kemudian ditutup pada Sabtu malam dan dilanjutkan dengan agenda sayonara pada Minggu, 20 September 2026. 

Bagi PMR Wira SMKN 2 Toili Barat, keterlibatan dalam Jumbara menjadi kesempatan untuk memperoleh pengalaman langsung dalam menerapkan keterampilan yang selama ini dipelajari di sekolah.

Lebih dari sekadar mengikuti rangkaian perlombaan, kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, kekompakan dan kepedulian terhadap sesama sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik.

Melalui PMR, sekolah tidak hanya mengajarkan cara menolong, tetapi juga membentuk siswa agar memiliki kepedulian untuk hadir ketika orang lain membutuhkan. (Red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *