JOB Tomori dan BDI Baitussalam Bekali Pengurus Masjid di Batui Selatan Tata Cara Pemulasaraan Jenazah | Utustoria JOB Tomori dan BDI Baitussalam Bekali Pengurus Masjid di Batui Selatan Tata Cara Pemulasaraan Jenazah – Utustoria

JOB Tomori dan BDI Baitussalam Bekali Pengurus Masjid di Batui Selatan Tata Cara Pemulasaraan Jenazah

13
Spread the love

Photo: Istimewa

Utustoria.com, Banggai — Kebutuhan akan kemampuan pemulasaraan jenazah menjadi perhatian dalam kegiatan Tomori Mengajar yang digelar JOB Pertamina Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB Tomori) bersama Badan Da’wah Islam (BDI) Baitussalam CPP Senoro.

Pelatihan yang berlangsung di Masjid Al Ikhlas, Desa Bonebalantak, Kecamatan Batui Selatan, Kabupaten Banggai, Sabtu (5/9/2026), tersebut menyasar para pengurus dan takmir masjid di sekitar Central Processing Plant (CPP) Senoro.

Sebanyak 19 masjid dari lima desa mengikuti kegiatan ini. Masing-masing masjid mengutus dua orang peserta dari Desa Masing, Bonebalantak, Paisubololi, Gori-Gori dan Sinorang.

Kegiatan dirancang dalam dua bentuk pembelajaran, yakni pemaparan materi dan praktik langsung. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai tahapan pemulasaraan jenazah sesuai tuntunan syariat dengan menghadirkan Dr. KH. Muhammad Muadz, Lc., M.H.I. dan Febriancu Nasulilli, S.Pd., M.Pd., AIFO-P sebagai narasumber.

Perwakilan BDI Baitussalam CPP Senoro, Iskandar Ali, mengatakan pelatihan tersebut menjadi bagian dari kegiatan sosial dan keagamaan yang dijalankan organisasi pekerja muslim di lingkungan CPP Senoro.

“BDI merupakan wadah berhimpun pekerja muslim CPP Senoro. Selama ini kami selalu konsen dengan kegiatan keagamaan melalui berbagai program, di antaranya santunan anak yatim, santunan kaum dhuafa dan dukungan kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di sekitar CPP Senoro. Untuk pelatihan pemulasaraan jenazah, kegiatan ini merupakan yang pertama kalinya kami laksanakan,” ujar Iskandar.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas antara BDI Baitussalam dengan pengurus masjid di sekitar wilayah operasi.

“Semoga kolaborasi BDI Baitussalam bersama DKM sekitar CPP Senoro terus terjalin dan memberikan manfaat yang luas buat umat muslim dan masyarakat sekitar CPP Senoro,” tambahnya.

Dari pihak JOB Tomori, Security Superintendent Ahmad Sodikun yang hadir mewakili manajemen menyebut pelatihan tersebut merupakan bagian dari sinergi perusahaan dengan masyarakat yang dikembangkan melalui Program Tomori Mengajar.

“Pelatihan pemulasaraan jenazah kali ini kami kolaborasikan dengan Program Tomori Mengajar yang diinisiasi Tim Relation JOB Tomori. Semoga program ini terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelas Sodik, sapaan akrab Ahmad Sodikun.

Sodik juga menyampaikan penghargaan kepada pemerintah dan masyarakat yang terus memberikan dukungan terhadap kegiatan operasional perusahaan.

“Pada kesempatan ini, manajemen JOB Tomori juga menyampaikan terima kasih yang tak terhingga atas dukungan pemerintah, masyarakat, serta doa para imam dan tokoh masyarakat sehingga operasi produksi JOB Tomori tetap berjalan lancar dan aman,” ujarnya.

Kepala Desa Bonebalantak, Darwin S.Ag., menilai materi yang diberikan dalam pelatihan memiliki kaitan langsung dengan kebutuhan pelayanan keagamaan di tengah masyarakat.

Menurutnya, pengurus masjid dan pegawai syarah membutuhkan pengetahuan serta keterampilan yang memadai karena memiliki peran penting ketika masyarakat menghadapi situasi yang berkaitan dengan fardu kifayah.

“Kami memberikan apresiasi yang tinggi atas pelaksanaan pelatihan pemulasaraan jenazah ini. Materi seperti ini sangat dibutuhkan oleh para takmir masjid untuk menambah wawasan dan kemampuan pegawai syarah dalam melaksanakan pemulasaraan jenazah,” kata Darwin.

Darwin juga berharap pelatihan tidak berhenti pada kegiatan kali ini. Ia mendorong agar program serupa dapat menjangkau kelompok masyarakat yang lebih luas.

“Semoga kegiatan serupa ke depan masih bisa dilaksanakan, dengan melibatkan peserta majelis taklim, remaja masjid (Risma), serta kelompok ibu-ibu di Kecamatan Batui Selatan,” pintanya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta tidak hanya menerima materi dasar pemulasaraan jenazah. Diskusi berkembang pada sejumlah kondisi khusus yang mungkin dihadapi masyarakat, termasuk penanganan jenazah korban kecelakaan, korban kecelakaan pesawat, hingga tata cara pemindahan kuburan karena adanya pembangunan.

Peserta tampak aktif menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi dengan para narasumber. Antusiasme juga terlihat ketika kegiatan memasuki sesi praktik.

Para imam, pengurus dan takmir masjid mengikuti setiap tahapan yang diperagakan narasumber secara serius. Sesi praktik tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk memahami secara langsung proses pengurusan jenazah, bukan hanya dari sisi teori.

Pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan para pengurus masjid dan pegawai syarah dalam menjalankan pelayanan fardu kifayah ketika dibutuhkan oleh masyarakat.

Melalui Tomori Mengajar, JOB Tomori terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah, lembaga keagamaan dan masyarakat di sekitar wilayah operasi. Program tersebut diarahkan tidak hanya pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada penguatan kapasitas masyarakat melalui kegiatan yang memiliki manfaat langsung.

Kolaborasi bersama BDI Baitussalam CPP Senoro dan para pengurus masjid di Batui Selatan menjadi salah satu bentuk upaya membangun hubungan yang berkelanjutan antara perusahaan dan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat sosial di wilayah operasi JOB Tomori.

(***)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *