JOB Tomori, Pionir Program Kampung Iklim di Kabupaten Banggai - Utustoria JOB Tomori, Pionir Program Kampung Iklim di Kabupaten Banggai - Utustoria

JOB Tomori, Pionir Program Kampung Iklim di Kabupaten Banggai

94
Spread the love

Photo: JOB Tomori Gagas Proklim

Utustoria.com, Banggai – Dalam upaya mendukung program nasional untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan mendukung adaptasi terhadap perubahan iklim, Joint Operating Body Pertamina Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB Tomori) mempelopori pelaksanaan Program Kampung Iklim (Proklim) di Kabupaten Banggai. Inisiatif ini dilakukan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Proklim yang digagas oleh JOB Tomori melibatkan 17 desa yang berada di sekitar area operasi, tersebar di Kecamatan Batui Selatan dan Kecamatan Moilong. Berdasarkan hasil verifikasi awal dari Balai Pengendalian Perubahan Iklim (BPPI) Wilayah Sulawesi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia pada 11-16 Maret 2024, 7 desa telah mencapai nilai Madya dan 10 desa berhasil masuk tahap verifikasi lanjutan untuk mencapai nilai Proklim Utama.

Sepuluh desa yang lolos verifikasi lanjutan, sebagaimana tercantum dalam surat BPPI nomor S.39/BPPI_SUL/TU/PPI.5.2/B/06/2024, berdasarkan surat dari Direktur Adaptasi Perubahan Iklim nomor S.80/API/PVAPI/PPI.5.1/B/05/2024.

Jumlah desa yang lolos verifikasi ini merupakan prestasi terbaik dibandingkan Kabupaten lain di seluruh Indonesia, menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Banggai sangat peduli dengan perubahan iklim.Tahap verifikasi lanjutan dilaksanakan pada 12–15 Juni 2024, di Desa Sinorang, Desa Paisubulol, Desa Masing, dan Desa Bonebalantak di Kecamatan Batui Selatan, serta Desa Sumberharjo, Desa Karanganyar, Desa Argomulyo, Desa Slametharjo, Desa Mulyoharjo, dan Desa Sidoharjo di Kecamatan Moilong.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banggai, Judi Amisudin, SH, MH, saat membuka kegiatan verifikasi lapangan di Argo Wisata Burung Hantu Desa Simberharjo, Kecamatan Moilong, menyampaikan apresiasinya atas upaya yang telah dilakukan JOB Tomori dalam mendorong desa di sekitar wilayah operasi untuk melakukan adaptasi dan mitigasi terhadap perubahan iklim serta menciptakan kemandirian masyarakat sambil menjaga nilai-nilai kearifan lokal.

“Pemda Banggai melalui Dinas Lingkungan Hidup juga berkomitmen mendukung pemerintah Desa untuk melakukan upaya di bidang lingkungan, sebagaimana tertuang dalam program kampung iklim ini. Terima kasih juga kami sampaikan kepada JOB Tomori yang telah menginisiasi sehingga mengantarkan 10 desa perwakilan Kabupaten Banggai masuk dalam tahap penilaian Proklim Utama dari KLHK,” ucap Judi Amisudin.

Hasil verifikasi lapangan menunjukkan antusiasme dari pemerintah desa dalam melaksanakan Proklim dan aksi adaptasi yang berbeda di setiap desa yang diverifikasi, yang akan dijadikan contoh bagi desa lain di Indonesia.Sementara itu, Community Development Section Head JOB Tomori, Andi Basuki, menyampaikan bahwa Proklim yang dilaksanakan KLHK sangat bermanfaat dan melibatkan banyak unsur penting dari berbagai aspek, dimana upaya adaptasi dan mitigasi harus dikerjakan bersama-sama untuk mencapai lingkungan yang berkelanjutan.Secara terpisah, General Manager Zona 13 yang membawahi JOB Tomori, Andry, menyatakan bahwa JOB Tomori sangat berkomitmen menjalankan program berwawasan iklim dan lingkungan berkelanjutan sebagai strategi pengendalian perubahan iklim guna menghindari bencana yang berakibat kerugian lebih parah.

Melalui program pemberdayaan masyarakat diaplikasikan konsep mensukseskan Proklim yang dicanangkan bukan hanya secara nasional namun juga menjadi perhatian dunia internasional.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Pemda Kabupaten Banggai, termasuk Pemerintah Desa di sekitar area operasi JOB Tomori, serta masyarakat luas yang telah ikut bersinergi melaksanakan Proklim yang sangat bermanfaat bagi kita semua. Mari kita jalankan program ini dengan sepenuh hati demi tujuan mulia mewariskan lingkungan berkelanjutan untuk generasi mendatang,” ujar Andry.

Hal senada disampaikan Relation, Security, dan ComDev Manager JOB Tomori, Visnu C. Bhawono. Menurutnya, meskipun Pemerintah Indonesia melalui SKK Migas memberikan amanah kepada JOB Tomori untuk melakukan operasi produksi migas di Blok Senoro-Toili Kabupaten Banggai sebagai tugas pokok, namun JOB Tomori juga memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kelestarian lingkungan berkelanjutan dengan berkolaborasi bersama Pemda Banggai dan masyarakat.

“Semoga kehadiran JOB Tomori sebagai inisiator pelaksanaan Proklim di Kabupaten Banggai memberikan manfaat bagi masyarakat, sehingga dukungan dari semua pihak demi kelancaran kegiatan operasi dan produksi hulu migas JOB Tomori sangat dibutuhkan,” pungkas Visnu. (***)