Pasca Tergenang; 6 Kwarran Mundur, Perkemahan Masih Lanjut - Utustoria Pasca Tergenang; 6 Kwarran Mundur, Perkemahan Masih Lanjut - Utustoria

Pasca Tergenang; 6 Kwarran Mundur, Perkemahan Masih Lanjut

480
Spread the love

Photo: Kegiatan Pramuka di Lokasi Perkemahan Bukit Jaya

Utustoria.com, Banggai. Pasca Hujan lebat yang mengguyur Arena kegiatan Kemah Prestasi di desa Bukit Jaya, hari ini, Rabu (10/8) sudah 6 kwarran dari 23 kwartir ranting (Kwarran) yang menarik diri.

Meski begitu agenda kepramukaan di perkemahan akbar itu ternyata masih tetap berjalan normal. Kegiatan ditargetkan akan selesai pada tanggal 14 Agustus nanti.

“Ada 6 kwarran kecamatan yang menarik diri perkemahan Kemah Prestasi, tapi agenda kepramukaan tetap berjalan normal. Hanya ada penyesuaian, karena pada Rabu pagi kita semua masih membenahi tenda pasca hujan lebat,” kata Ketua Panitia Kemah Prestasi Pramuka, Risman Sarifudin, Seperti dilansir Banggai Raya. Rabu (10/8/2022)

Sejak Rabu siang kata dia, agenda kemah prestasi kembali berjalan, seperti lomba baris-berbaris, persiapan kegiatan forum penegak, lomba cepat tepat, materi dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) serta lomba yel-yel.

Menurut dia, kondisi hujan ekstrim pada Selasa sore hingga Rabu dinihari memang cukup mempengaruhi lokasi kemah prestasi. Sejumlah areal perkemahan di genangi air, sehingga peserta banyak yang dievakuasi ke sarana umum seperti masjid dan balai desa atau rumah penduduk. Sementara usai hujan, sebagian areal jadi becek dan mengurangi kenyamanan peserta, sehingga ada gudep atau Kwarran yang memutuskan pulang.

Panitia sendiri kata Risman, telah membuat langkah antisipasi bila hujan lebat kembali mengguyur areal perkemahan, yakni menyiapkan titik dan lokasi evakuasi.

“Sudah ada langkah antisipasi bila cuaca ekstrim kembali terjadi di lokasi kemah prestasi,” ujarnya.

Risman juga mengatakan, enam kwarran yang melapor untuk menarik diri dari kemah prestasi adalah Simpang Raya, Bunta, Luwuk Selatan, Bualemo, Batui dan Luwuk Utara sebagian pesertanya pulang. Begitupula dengan Luwuk, sejumlah Gudep juga menyatakan menarik diri, karena kondisi lokasi tenda yang sudah becek. (Red/DAR)