Fakta Menarik Kemah Pramuka Di Toili; - Utustoria Fakta Menarik Kemah Pramuka Di Toili; - Utustoria

Fakta Menarik Kemah Pramuka Di Toili;

1520
Spread the love

Photo: Peserta dari Kwarran Toili (Rudini)

Utustoria.com, Banggai. Di hari ke-empat kegiatan Kemah Prestasi yang digelar di Desa Bukit Jaya, Kecamatan Toili, terlihat normal dan terus membaik pasca adanya genangan air akibat curah hujan yang lumayan tinggi di hari sebelumnya. (11/8)

Terpantau, beberapa kegiatan kepramukaan terus berlanjut dan diikuti oleh peserta kemah dengan riang gembira. Meskipun beberapa Kwarran dikabarkan telah menarik diri namun faktanya masih tersisa sebanyak 17 kwarran yang dikabarkan akan bertahan hingga acara ditutup secara resmi oleh kepanitiaan.

Diakui oleh beberapa peserta yang bertahan hingga hari ini, bahwa mereka ingin membuktikan sejatinya seorang pramuka tidak pantang mundur dan menyerah oleh rintangan yang ada pada saat melakukan perkemahan. Mereka juga menyebutkan bahwa hingga hari ini semua peserta yang ada tetap mengikuti kegiatan dengan antusias dan riang gembira.

“Pramuka sejati itu tidak boleh gampang menyerah. Harus bisa menangani rintangan. Semua kegiatan tetap torang ikuti dengan riang gembira.” Ungkap salah satu siswa dari kwarran Batui selatan yang tendanya sempat tergenang air.

Dikonfirmasi pada ketua panitia Kabupaten, Risman Sarifudin, pihaknya juga tetap berupaya menjaga stabilitas kegiatan dengan menyediakan beberapa alternatif terhadap hal – hal yang bisa membahayakan peserta perkemahan. Dirinya juga menambahkan, bahwa untuk merespon peristiwa bencana alam yang belakangan terakhir kerap terjadi di Kabupaten Banggai, mereka melakukan beberapa kegiatan yang sifatnya edukatif serta meningkatkan kecakapan peserta dalam merespon situasi kebencanaan.

“Mereka dilatih untuk menghadapi situasi kebencanaan, berikut juga mereka dilatih untuk membuat tandu, memberikan pertolongan dan mobilisasi kepada orang yang terkena bencana.” Ungkap pria yang akrab disapa Kak Cimang.

Tidak hanya soal kebencanaan. Peserta penegak pramuka juga dibekali kegiatan – kegiatan yang dapat menumbuhkan jiwa kepemimpinan. Adapun bentuk kegiatan dimaksud seperti cerdas cermat dan latihan dinamika kelompok. Sedangkan untuk penggalang kegiatannya berula Susur sungai hingga halang rintang.

“Untuk penegak kami latih hal – hal berkaitan dengan kepemimpinan seperti cerdas cermat hingga dinamika kelompok. Dan untuk penggalang ada kegiatan susur sungai dan halang rintang untuk bekal mereka dikemudian hari.” Tutupnya mewakili panitia. (Red)