Warga & Pelajar Sinorang Dapat Pelatihan Tanggap Darurat Bersama JOB Tomori | Utustoria Warga & Pelajar Sinorang Dapat Pelatihan Tanggap Darurat Bersama JOB Tomori – Utustoria

Warga & Pelajar Sinorang Dapat Pelatihan Tanggap Darurat Bersama JOB Tomori

122

Photo: Istimewa

Utustoria.com, Banggai – Kesiapsiagaan menghadapi bencana tidak bisa ditunda. Berangkat dari semangat itu, Joint Operating Body (JOB) Pertamina–Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB Tomori) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banggai dan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) Sinorang menggelar sosialisasi serta simulasi tanggap darurat kebencanaan di SDN 1 Sinorang.

Acara yang berlangsung di tengah antusiasme masyarakat ini dihadiri Field Senior Manager JOB Tomori, Abidzar Akman; Kepala BPBD Banggai, Fery Sujarman; Danramil Batui, Kapten Supartono; Kapolsek Batui; Kepala Desa Sinorang, Mursalim; serta pengurus DESTANA Sinorang.

Dalam sambutannya, Abidzar menekankan bahwa kesiapsiagaan harus ditanamkan sejak dini. “Bencana bisa datang tanpa diduga, karena itu pemahaman dan latihan nyata sangat penting, terutama bagi anak-anak sekolah dan masyarakat desa,” ujarnya.

Materi utama disampaikan oleh Muh. Oksa, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Banggai. Ia memaparkan prinsip manajemen bencana serta langkah mitigasi gempa bumi, sebelum peserta diajak langsung mempraktikkan simulasi penanganan darurat. Para siswa dan anggota DESTANA terlihat antusias mengikuti latihan evakuasi serta tata cara penyelamatan diri.

Momentum ini juga ditandai dengan pengukuhan resmi DESTANA Sinorang. Kehadiran lembaga berbasis masyarakat ini diharapkan memperkuat peran desa dalam merespons potensi bencana di wilayahnya.

Kegiatan ditutup dengan simulasi penanggulangan gempa bumi yang dipandu DESTANA. Warga, pelajar, aparat desa, hingga perangkat daerah ikut berlatih bersama, menciptakan suasana kolaboratif yang mencerminkan semangat gotong royong menghadapi bencana.

Dengan adanya kegiatan ini, JOB Tomori bersama BPBD Banggai berharap Desa Sinorang semakin siap menjadi desa tangguh bencana, sekaligus menjadi contoh bagaimana sinergi perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dapat berjalan nyata dalam melindungi keselamatan bersama.***