Sulianti Murad: Politik Harus Kembali ke Rakyat, Banggai Tak Boleh Diam dalam Ketidakadilan | Utustoria Sulianti Murad: Politik Harus Kembali ke Rakyat, Banggai Tak Boleh Diam dalam Ketidakadilan – Utustoria

Sulianti Murad: Politik Harus Kembali ke Rakyat, Banggai Tak Boleh Diam dalam Ketidakadilan

286

Photo: Hj. Sulianti Murad

Utustoria.com, Banggai – Tokoh politik Kabupaten Banggai, Hj. Sulianti Murad, menyampaikan seruan moral yang kuat dan menyentuh hati kepada masyarakat Banggai. Dalam pesan terbukanya yang berjudul “Pesan Politik untuk Saudara-saudariku di Banggai”, ia mengingatkan bahwa politik sejati bukanlah milik segelintir elit, melainkan milik rakyat untuk memperjuangkan kehidupan yang lebih adil dan sejahtera.

Banggai adalah tanah yang kaya, tapi masih banyak rakyat yang hidup susah. Karena itu, kita tidak boleh diam,” ujar Sulianti mengawali pesannya dengan nada yang reflektif namun tegas.

Sebagai sosok perempuan yang lama dikenal aktif di kancah sosial-politik Banggai, Sulianti menekankan pentingnya kesadaran politik rakyat sebagai bagian dari perjuangan kolektif. Ia menyerukan kebangkitan dari bawah—dari suara-suara yang selama ini terpinggirkan.

Bangkitlah, saudara-saudaraku! Jangan takut bersuara, jangan mau dibeli oleh janji-janji kosong,” tegasnya. “Kita harus membangun Banggai dari bawah—dari suara nelayan, petani, buruh, dan anak muda.

Bagi Sulianti, politik bukan sekadar kontestasi kekuasaan, melainkan bagian dari kehidupan sehari-hari yang harus dijalani dengan akal sehat dan hati yang jujur. Dalam pandangannya, hanya rakyat yang sadar dan berani bersuara yang dapat memutus rantai ketidakadilan.

Berpolitiklah dengan akal sehat, dengan hati yang jujur. Karena hanya rakyat sadar yang bisa membebaskan diri dari ketidakadilan.

Ia juga menekankan bahwa momentum pemilu bukanlah segalanya. Yang lebih penting, menurutnya, adalah membangun kesadaran dan gerakan jangka panjang di tengah masyarakat.

Pemilu hanya satu momentum, tapi politik adalah kehidupan sehari-hari.

Menutup pesannya, Sulianti menyuarakan harapan akan persatuan dan kekuatan kolektif rakyat Banggai.

Mari terus berjalan bersama, demi Banggai yang adil, merdeka, dan sejahtera. Jangan padamkan api harapan—kita bisa, kita kuat, jika kita bersatu,” pungkasnya.

Pesan politik Sulianti Murad ini mengingatkan publik bahwa suara rakyat masih menjadi kekuatan terbesar dalam mewujudkan perubahan. Di tengah kondisi sosial yang belum ideal, seruan ini menjadi napas segar bagi warga yang mendambakan keadilan yang nyata.

Pesan Politik Sulianti Murad
Untuk Saudara-saudariku di Banggai

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera untuk kita semua.

Saudara-saudaraku tercinta,
Banggai adalah tanah yang kaya, tapi masih banyak rakyat yang hidup susah.
Karena itu, kita tidak boleh diam.
Politik bukan urusan segelintir elit—politik adalah alat kita untuk mengubah nasib sendiri.

Bangkitlah, saudara-saudaraku!
Jangan takut bersuara, jangan mau dibeli oleh janji-janji kosong.
Kita harus membangun Banggai dari bawah—dari suara nelayan, petani, buruh, dan anak muda.

Berpolitiklah dengan akal sehat, dengan hati yang jujur.
Karena hanya rakyat sadar yang bisa membebaskan diri dari ketidakadilan.
Pemilu hanya satu momentum, tapi politik adalah kehidupan sehari-hari.

Mari terus berjalan bersama,
Demi Banggai yang adil, merdeka, dan sejahtera.
Jangan padamkan api harapan—kita bisa, kita kuat, jika kita bersatu.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Salam hormat dan solidaritasku untuk kalian semua.

Sulianti Murad