Pernikahan Dini Berpotensi Sebabkan Stunting, Forum GenRe Motoutus Lakukan Pencegahan Lewat Penyuluhan  - Utustoria Pernikahan Dini Berpotensi Sebabkan Stunting, Forum GenRe Motoutus Lakukan Pencegahan Lewat Penyuluhan  - Utustoria

Pernikahan Dini Berpotensi Sebabkan Stunting, Forum GenRe Motoutus Lakukan Pencegahan Lewat Penyuluhan 

574
Spread the love

Photo: Fasilitator Forum GenRe, Immanuel dan Elshaqueen beri penyuluhan bahaya pernikahan dini dan Triad KRR di SMP Negeri 3 Luwuk, Jumat (16/12/22). 

Utustoria.com, Banggai. Pernikahan di usia dini menjadi salah satu penyebab tingginya angka stunting di Banggai. Mencegah hal demikian, Forum GenRe Motoutus menggelar penyuluhan di SMP Negeri 3 Luwuk, Kelurahan Keraton, Kecamatan Luwuk, Jumat (16/12/22). 

Menurut salah seorang fasilitator, Immanuel Supiantho Katili, banyak permasalahan ditimbulkan ketika menikah di usia dini, salah satunya bakal melahirkan anak yang berisiko stunting. 

“Kalau misal pernikahan dini dilakukan, bisa jadi si cowok kurang siap soal asupan gizi selama kehamilan si cewek karena faktor ekonomi,” jelas pemenang Duta GenRe Banggai Tahun 2022 itu. 

Lewat penyuluhan tersebut, lanjut dia, Forum GenRe Motoutus mengajak para Remaja Banggai untuk melakukan PUP (Pendewasaan Usia Perkawinan) alias tidak melakukan pernikahan dini. 

“Usia ideal menikah bagi pria itu 25 tahun, sedangkan wanita 21, supaya organ reproduksinya matang dan ekonomi mereka mapan dulu,” sambung Yoyo sapaan akrabnya. 

Selain perihal pencegahaan terhadap pernikahan dini, Yoyo menyebutkan bahwa mereka juga memperkenalkan tentang tiga resiko yang dihadapi remaja terkait kesehatan reproduksi atau yang biasa disebut dengan Triad KRR. 

Materi tersebut disampaikan oleh Pemenang Duta GenRe Banggai Tahun 2021, Elshaqueen Zefanya Daniela Pongoh. 

Dalam pemaparannya, Siswi SMAN 3 Luwuk itu menuturkan, ada tiga permasalahan yang terkadang harus dihadapi para remaja di usia mereka yang masih sangat aktif bersosialisasi, yaitu pernikahan dini, seks pra nikah dan Napza. 

“Ketiga resiko ini disebut Triad KRR, yang juga menjadi makna dari salam genre untuk mengajak para remaja menghindari triad KRR demi kehidupan yang berkualitas, dimana itu adalah harapan GenRe, dan itu yang kami upayakan,” pungkasnya. 

Kegiatan serupa, dari informasi yang dihimpun pewarta, secara berulang dan konsisten dilakukan dengan prinsip kerelawanan oleh remaja-remaja yang tergabung dalam Forum GenRe Motoutus Kabupaten Banggai. (abdy)