Putusnya Akses Jalan Persawahan Desa Tanah Abang, Dan Minimnya Upaya Mitigasi Pemerintah Akibatkan Dampak Serius - Utustoria Putusnya Akses Jalan Persawahan Desa Tanah Abang, Dan Minimnya Upaya Mitigasi Pemerintah Akibatkan Dampak Serius - Utustoria

Putusnya Akses Jalan Persawahan Desa Tanah Abang, Dan Minimnya Upaya Mitigasi Pemerintah Akibatkan Dampak Serius

593
Spread the love

Photo: Akses Jalan Persawahan Tanah Abang Yang putus

Utustoria.com, Banggai 5 Juni 2024, Akses jalan persawahan di Desa Tanah Abang, Toili, dilaporkan putus akibat banjir besar pada hulu yang melanda wilayah tersebut. Jalan ini tidak hanya menjadi jalur utama bagi para petani, tetapi juga menghubungkan Desa Tanah Abang dengan lokasi wisata populer, Dego-Dego Sawah.

Selain merusak akses jalan, banjir juga mengakibatkan kerusakan parah pada sebagian besar lahan sawah milik masyarakat setempat. Kerugian ini sangat dirasakan oleh para petani yang mengandalkan lahan tersebut untuk mata pencaharian mereka.

Masyarakat menyampaikan kekecewaan mereka terhadap pemerintah desa yang dinilai kurang responsif dalam mengambil langkah preventif sebelum musim hujan tiba. Keluhan dan pengaduan yang sebelumnya telah disampaikan oleh para petani terkait potensi bahaya banjir tampaknya tidak mendapat perhatian yang serius.

“Sebelum memasuki musim hujan, kami sudah melakukan pengaduan kepada pemerintah desa, namun tidak ada tindakan yang diambil. Ini sangat merugikan kami sebagai petani,” ungkap salah satu petani setempat yang terkena dampak.

Dampak dari kurangnya perhatian pemerintah desa ini menyebabkan erosi yang cukup parah di lahan pertanian masyarakat, memperburuk kondisi yang sudah sulit. Masyarakat berharap ada tindakan segera dari pihak berwenang untuk memperbaiki akses jalan dan mengatasi masalah erosi agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Kejadian ini menjadi peringatan penting akan pentingnya langkah preventif dan respons cepat dari pihak berwenang dalam menghadapi potensi bencana alam, khususnya di wilayah-wilayah yang rentan seperti Desa Tanah Abang. (Red)