Menakar kekuatan BUMDes dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi di Desa - Utustoria Menakar kekuatan BUMDes dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi di Desa - Utustoria

Menakar kekuatan BUMDes dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi di Desa

310
Spread the love

Photo: Syamsu Rizal UK

Penulis: S.Rizal UK.
Konsultan & Praktisi Bumdes
Manager Pengembangan BUMDes Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil (PINBUK) SULTENG

Utustoria.com – Bumdes atau Badan Usaha Milik Desa adalah lembaga ekonomi desa yang didirikan oleh pemerintah desa untuk mengelola dan mengembangkan potensi desa. Bumdes memiliki peran strategis dalam menunjang pertumbuhan ekonomi desa sekaligus untuk pemberdayaan masyarakat desa. Melalui berbagai kegiatan usaha dan program pemberdayaan, Bumdes dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat desa, mengembangkan potensi lokal, meningkatkan infrastruktur desa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Bumdes dapat menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi desa yang berbasis pada prinsip ekonomi berkelanjutan. Bumdes dapat mendorong praktik usaha yang ramah lingkungan, pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan, dan keterlibatan dalam program-program sosial dan keberlanjutan. Bumdes juga dapat menjadi agregator, wadah, dan konsolidator bagi usaha-usaha yang ada di desa, seperti usaha pertanian, perikanan, kerajinan, pariwisata, dan sektor lainnya. Bumdes dapat menambah nilai bagi produk-produk unggulan desa, mencarikan jalur rantai produksi dan penjualan yang tepat, serta menyambungkan dengan pasar lokal maupun regional.

Bumdes juga berperan sebagai lembaga ekonomi intervensi di sistem ekonomi desa. Bumdes dapat menjadi penengah dan mediator agar investor tidak menguasai sendi-sendi utama perekonomian desa. Bumdes dapat mengintervensi sektor-sektor yang menjadi hajat hidup orang banyak di desa, seperti pengolahan air bersih, listrik, transportasi, dan lainnya. Bumdes dapat memastikan bahwa pelayanan dan tarif yang diberikan kepada masyarakat desa adalah adil dan terjangkau.

Salah satu contoh keberhasilan Bumdes dalam meningkatkan ekonomi desa adalah Bumdes di Desa Rendeng, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Bumdes tersebut menjadi tempat untuk mengelola dan memproduksi gerabah khas Malo, yang merupakan salah satu produk unggulan desa. Bumdes membantu masyarakat dalam hal bahan baku, peralatan, pemasaran, dan pelatihan. Bumdes juga membuka peluang kerjasama dengan pihak-pihak lain, seperti perguruan tinggi, pemerintah, dan swasta. Bumdes berhasil meningkatkan pendapatan masyarakat, mengurangi angka kemiskinan, dan melestarikan budaya lokal.

Untuk mewujudkan potensi Bumdes dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa, diperlukan upaya pengembangan Bumdes yang berkelanjutan. Upaya tersebut meliputi:

  1. Peningkatan kapasitas kelembagaan Bumdes. Bumdes perlu memiliki kelembagaan yang kuat dan profesional agar dapat mengelola usahanya secara efektif dan efisien.
  2. Pengembangan usaha yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat desa. Bumdes perlu mengembangkan usaha yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat desa agar dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.
  3. Peningkatan akses pasar bagi produk dan jasa Bumdes. Bumdes perlu meningkatkan akses pasar bagi produk dan jasanya agar dapat bersaing di pasar yang lebih luas.

Bumdes memiliki kekuatan yang dapat dimanfaatkan untuk mendorong ekonomi desa. Upaya pengembangan Bumdes yang berkelanjutan dapat meningkatkan kekuatan Bumdes dalam mendorong ekonomi desa. (Red)