Kemasan Gula Pasir Berisi Sabu, Emak - emak Asal Batui Mencoba Kelabui Polisi - Utustoria Kemasan Gula Pasir Berisi Sabu, Emak - emak Asal Batui Mencoba Kelabui Polisi - Utustoria

Kemasan Gula Pasir Berisi Sabu, Emak – emak Asal Batui Mencoba Kelabui Polisi

199
Spread the love

Photo: Dua Emak-emak Diamankan Polres Banggai Lantaran Terlibat Narkoba

Utustoria.com, Banggai – Dua orang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) ditangkap lantaran terlibat penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu, Jumat (8/12/2023) sekitar pukul 19.00 Wita.

Kedua IRT ini masing-masing berinisial SS alias H (46) warga Kecamatan Kintom dan ME alias E (42) warga Kecamatan Batui.

Kasat Narkoba Polres Banggai Iptu Gede Wira Hendana, mengatakan, penangkapan ini berawal dari laporan informasi masyarakat bahwa di wilayah Kecamatan Kintom sering terjadi penyalahgunaan sabu-sabu.

“Kami langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan setelah menerima laporan ini,” kata Gede Wira Hendana saat ditemui awak media di Kawasan Perkantoran Bukit Halimun, Selasa (12/12/2023) pagi.

Usai mengantongi identitas pelaku, ia mengungkapkan, pihaknya langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan di rumah milik pelaku SS.

“Dalam penggeledahan pelaku SS tidak ditemukan barang bukti,” ungkapnya.

Dari hasil interogasi, lanjut Iptu Gede Wira Hendana, diketahui bahwa pelaku SS telah menyerahkan barang terlarang tersebut kepada pelaku ME di Kecamatan Batui.

“Kami langsung membawa pelaku SS menuju rumah pelaku ME untuk melakukan penggeledahan,” terang perwira pangkat dua balak ini.

Saat digeledah, ia menyebutkan, di dalam rumah pelaku ME berhasil ditemukan barang bukti 13 sachet plastik bening berisikan kristal bening yang diduga narkoba jenis sabu-sabu.

“Barang bukti ini ditemukan di atas meja makan rumah pelaku ME yang telah dibungkus menggunakan plastik warna biru berisikan sebuah gula pasir yang dibungkus dengan pembungkus plastik bening ukuran setengah liter yang di dalamnya terdapat 13 sachet yang diduga sabu-sabu,” bebernya.

Dirinya menambahkan, untuk saat ini kedua IRT tersebut telah diamankan di sel tahanan Mapolres Banggai guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di sel tahanan Mapolres Banggai sejak Senin 11 Desember 2023 malam untuk pengembangan dan proses hukum lanjut,” pungkasnya. (Red)