Tomori Mengajar; Transformasi dan Edukasi Membangun Generasi - Utustoria Tomori Mengajar; Transformasi dan Edukasi Membangun Generasi - Utustoria

Tomori Mengajar; Transformasi dan Edukasi Membangun Generasi

828
Spread the love

Photo: Kegiatan Tomori Mengajar di SMA N 1 Batui

“Generasi muda merupakan pewaris tongkat estafet pembangunan dimasa yang akan datang, sehingganya sasaran utama program Tomori mengajar diprioritaskan kepada siswa.... " Ungkap Visnu

Utustoria.com, Banggai – Sebagai daerah yang memiliki potensi sumber daya alam melimpah, tentu saja perlu di topang oleh sumber daya manusia yang juga berkualitas. Dalam upaya tersebut, JOB Pertamina Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB Tomori) di Blok Senoro Kecamatan Batui Selatan, Kabupaten Banggai, yang ada dalam pengawasan SKK Migas, terus melakukan edukasi dan transformasi pengetahuan kepada masyarakat tentang kegiatan operasi produksi gas Bumi sebagai salah satu kekayaan alam yang dimiliki oleh Kabupaten Banggai.

Untuk lebih mendekatkan pemahaman kepada masyarakat tentang kegiatan operasi produksi yang dilakukan JOB Tomori di Central Processing Plant (CPP) Senoro Desa Paisubololi, maka JOB Tomori menjalankan program Tomori Mengajar.

Tomori Mengajar jelas Relation Security & ComDev Manager JOB Tomori, Visnu C Bhawono, didesain dengan menyasar sekolah-sekolah di sekitar area operasi, dimana pekerja JOB Tomori secara berkala akan mengunjungi setiap sekolah sebagai guru tamu, guna memperkenalkan kepada siswa apa saja kegiatan yang dilakukan di CPP Senoro. Setelah pemberian pemaparan secara teori, dikesempatan berikutnya siswa di ajak berkunjung ke area Objek Vital Nasional (Obvitnas) CPP Senoro, melihat secara langsung kegiatan produksi dimaksud.

“Generasi muda merupakan pewaris tongkat estafet pembangunan dimasa yang akan datang, sehingganya sasaran utama program Tomori mengajar diprioritaskan kepada siswa, terutama siswa kelas tiga SMA sederajat yang sebentar lagi akan melanjutkan studi ke bangku kuliah, agar mereka memiliki gambaran jurusan apa yang tetap jika nantinya bercita-cita ikut terlibat langsung dalam kegiatan produksi pada perusahaan hulu migas,” ungkap Visnu

Jika sebelumnya, Tomori Mengajar di kemas dengan menghadirkan siswa dari SMK N 1 Batui Selatan dan SMK N 1 Moilong berkunjung ke Demo Room CPP Senoro, pada Rabu (29/11/2023) karyawan JOB Tomori kembali mengunjungi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Batui.

Hadir sebagai guru tamu, Facility Surveillance Superintendent JOB Tomori Khoirul Ardi Tyawarman yang membawakan materi tentang pengenalan industri hulu migas dan CPP Senoro, kemudian Production Operator Supervisor JOB Tomori, Eltanuri Altas Jara, membawakan materi tentang fire fighting, dimana materi ini selain berguna di lingkungan pabrik, juga sangat bermanfaat dilingkungan masyarakat.

Rombongan JOB Tomori disambut Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Batui, Anhar, bersama puluhan dewan guru. Usai beramah tamah bersama dewan guru, dilanjutkan dengan kegiatan Senoro Mengajar yang di ikuti 42 orang siswa.

Wakepsek SMAN 1 Batui, Anhar, saat menyampaikan sambutan mewakili kepala sekolah, Siti Hikmah yang berhalangan hadir dikarenakan mengikuti rangkaian kegiatan memperingati HUT PGRI di Luwuk, memberikan apresiasi kepada JOB Tomori, karena telah 3 kali menggelar kegiatan serupa disekolah tersebut, sehingga mengharapkan kerjasama itu terus berlanjut, karena dapat menambah wawasan siswa termasuk juga dewan guru.

“Semoga kedepan kerjasama dalam program Tomori Mengajar ini terus berlanjut dengan SMA Negeri 1 Batui dan besar harapan kami agar siswa SMA Negeri 1 Batui juga diberikan kesempatan berkunjung ke CPP Senoro, melihat lebih dekat kegiatan perusahaan,” harap Anhar.

Kegiatan yang dimulai dari pukul 08:00 wita sampai 10:30 wita tersebut, disambut antusias peserta, masing-masing pemateri diberikan ruang memaparkan materinya secara bergiliran selama 40 menit, kemudian dilanjutkan sesi diskusi dan tanya jawab.

Dikesempatan tersebut, tim JOB Tomori juga memberikan penjelasan terkait keberadaan perusahaan yang bergerak disektor migas di Kabupaten Banggai, dimana terdapat perusahaan hulu migas yang mengolah gas alam dari perut bumi, kemudian diolah menjadi barang setengah jadi, lalu di salurkan ke perusahan hilir migas untuk di kelola lebih lanjut. (Red/Adv)