Bonua Indonesia dan GMNI Cabang Banggai Helat Diskusi Publik Peringati Hari Tani - Utustoria Bonua Indonesia dan GMNI Cabang Banggai Helat Diskusi Publik Peringati Hari Tani - Utustoria

Bonua Indonesia dan GMNI Cabang Banggai Helat Diskusi Publik Peringati Hari Tani

223
Spread the love

Photo: Diskusi Publik Hari Tani

"Hilirisasi adalah kewajiban kita untuk membangun hilirisasi pertanian tanpa hilirisasi pertanian kita akan stagnan" demikian dikatakan penggagas muda yang biasa di panggil Gun

Utustoria.com, Banggai – Dalam rangka memperingati hari tani Nasional Perkumpulan Bonua Indonesia dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Banggai helat diskusi publik.

Diskusi Publik ini mengambil tema
“Menggagas Hilirisasi Sektor Pertanian sebagai Penopang Pembangunan Pertanian yang Maju dan Berkelanjutan di kabupaten Banggai”

Dalam acara diskusi publik ini hadir tiga orang sebagai pembicara, yang pertama Edi Sutrisno ketua Dewan Pembina Serikat Petani Kakao Kabupaten Banggai, Dr. Ir. Herwin Yatim MM ketua DPC PDIP Kabupaten Banggai dan perwakilan Dinas TPHP.

Sejatinya acara diskusi publik ini akan menghadirkan enam, namun tiga pembicara berhalangan hadir yaitu Batia S Hadjar dari DPC Partai Nasdem,Sulianti Murad dari Partai Gerindra Banggai dan Dr. Wahyudin Rahman dari Universitas Muhammadiyah Luwuk.

Tujuan diskusi ini adalah berbagi informasi dan pengetahuan tentang hilirisasi sektor pertanian untuk mewujudkan pertanian yang maju dan berkelanjutan dan menggali gagasan terkait hilirisasi sektor pertanian guna menopang pembangunan pertanian yang maju dan berkelanjutan.

Menurut Herwin Yatim hilirisasi adalah menambah nilai tambah produk pertanian melalui peningkatan kwalitas yang lebih baik lagi.


“Hilirisasi adalah menambah nilai tambah produk pertanian agar ada keuntungan yang lebih buat petani” demikian Herwin.

Demikian juga Edi Sutrisno Hilirisasi adalah kerja yang wajib dan harus dilakukan untuk memajukan sektor pertanian, tanpa hilirisasi maka pertanian kita akan bangkrut.

“Hilirisasi adalah kewajiban kita untuk membangun hilirisasi pertanian tanpa hilirisasi pertanian kita akan stagnan” demikian dikatakan penggagas muda yang biasa di panggil Gun. (Red)