Minta klarifikasi Tanda Tangan Palsu, Bupati Banggai Cabut Keluar Daerah Tinggalkan Mahasiswa! - Utustoria Minta klarifikasi Tanda Tangan Palsu, Bupati Banggai Cabut Keluar Daerah Tinggalkan Mahasiswa! - Utustoria

Minta klarifikasi Tanda Tangan Palsu, Bupati Banggai Cabut Keluar Daerah Tinggalkan Mahasiswa!

1400
Spread the love

Photo: Audiensi Mahasiswa dengan perwakilan Pemkab Banggai (Sumber: Sugianto)

"Kami hadir disini meminta klarifikasi dan kejelasan Bupati terkait tanda tangan palsu diatas SK pemutasian kepala SMPN 1 Bunta", ucap salah seorang mahasiswa

Utustoria.com, Banggai – Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kabupaten Banggai diantaranya, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasj (LMND), KAMIMO Banggai dan Himpunan Mahasiswa Balantak (HAMBA) Lakukan Aksi Demonstrasi di Depan Kejaksaan Negeri (Kejari) Banggai, Kantor Bupati Banggai dan berakhir di Polres Banggai pada Rabu, 21/06/2023 siang tadi.

Saat di kantor Bupati Mahasiswa menuntut klarifikasi Bupati terkait tanda tangan palsu yang diduga dilakukan oleh Kadis Pendidikan dan Kepala BKD dalam SK mutasi kepala sekolah Kepala SMPN 1 Bunta.

“Kami hadir disini meminta klarifikasi dan kejelasan Bupati terkait tanda tangan palsu diatas SK pemutasian kepala SMPN 1 Bunta”, ucap salah seorang Mahasiswa di ruang rapat khusus bupati.

Rapat yang di pimpin oleh asisten II ferlyn monggesang menyampaikan bahwa bupati baru saja meninggalkan tempat, “bapak bupati sedang melakukan dinas ke Palu lalu akan terus ke jakarta karena ada urusan yang juga tidak kalah penting dari pertemuan ini, kami juga kaget dan sangat mendadak dan belum menerima pemberitahuan sebelumnya kalau akan ada aksi hari ini”, terang ferlyn.

Pada kesempatan itu juga asisten II telah mengundang pihak Dinas Pendidikan dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) namun enggan untuk hadir dalam rapat, “kami sudah usaha menghubungi pihak terkait untuk hadir, namun belum ada jawaban dari BKD, untuk Disdik yang mewakili kadis katanya sudah perjalanan kemari “, ungkapnya

Sampai rapat usai tidak ada satupun dinas terkait yang hadir sehingga mahasiswa meminta untuk rapat ini dapat di agendakan ulang. (Red)