Mudik Lebaran, 5 Mahasiswi Alami Kecelakaan di Pagimana - Utustoria Mudik Lebaran, 5 Mahasiswi Alami Kecelakaan di Pagimana - Utustoria

Mudik Lebaran, 5 Mahasiswi Alami Kecelakaan di Pagimana

630
Spread the love

Photo: Mobil Rental Laka Tunggal di Pagimana (Humas Polres Banggai)

Utustoria.com, Banggai – Kecelakaan tunggal yang terjadi di Jalan Trans Sulawesi Desa Poh Kecamatan Pagimana Kabupaten Banggai pada Senin (17/4/2023) sekitar pukul 09.00 Wita, terjadi karena pengemudi mengantuk.

Hal itu disampaikan oleh Kapolsek Pagimana AKP Makmur, SH, yang mana pengemudi bernama Iranda Liputra Dani (25) warga Desa Kalaka Kecamatan Bunta, Banggai.

“Sopir mengantuk dan hilang kendali hingga menyebabkan mobil menabrak deker dan jatuh ke parit,” ungkap Kapolsek.

AKP Makmur menambahkan bahwa kemungkinan sopir kelelahan pada saat berkendara.

“Kemungkinan lelah dan mengantuk karena berasal dari Kota Palu menuju Kota Luwuk dengan jarak tempuh sekitar 560 kilometer,” ujarnya.

Informasi lain yang berhasil dihimpun bahwa penumpang mobil keseluruhan adalah Mahasiswa yang sedang melakukan perjalan mudik lebaran.

Lanjut, Kapolsek, dari kelima penumpang dalam mobil rental tersebut, tiga orang mengalami luka ringan yakni Siti Nurhaliza (20) warga Kelurahan Maahas Kecamatan Luwuk Selatan mengalami bengkak di kepala, Siti Nur Amalia (22) warga Kelurahan Karaton Kecamatan Luwuk terkena serpihan kaca dimata dan Yelci Kaloan (23) warga Desa Buko Kecamatan Buko Selatan, Bangkep, alami luka lecet didahi dan tangan.

“Penumpang semuanya adalah perempuan. Sementara Novi Ramdani (20) dan Fadila Giselawati (23) warga Kelurahan Maahas, Luwuk Selatan, tidak mengalami luka,” ujarnya.

Setelah kecelakaan tersebut, korban yang mengalami luka – luka sempat mendapatkan perawatan di Pustu Poh. Dan setelah itu diamankan dirumah salah seorang warga.

“Untuk barang bukti yakni mobil Avansa DN 1722 CE warna hitam saat ini masih di TKP menunggu proses evakuasi,” sambung Kapolsek.

“Dan jumlah kerugian materil akibat laka tunggal ini diperkirakan Rp 30 Juta,” tandas Makmur. (Red)