Simpang Siur Hari Penutupan Festival Toili Raya - Utustoria Simpang Siur Hari Penutupan Festival Toili Raya - Utustoria

Simpang Siur Hari Penutupan Festival Toili Raya

616
Spread the love

Photo: Peserta Festival Toili Raya Fashion Street (Istimewa)

Utustoria.com, Banggai. Festival Toili Raya yang berlangsung sejak malam pembukaan pada tanggal 14 Januari 2022, pekan lalu, berlangsung meriah dengan beragam rangkaian kegiatan.

Antusias masyarakat yang membludak membuat Lapangan kegiatan Marga Kencana dipenuhi oleh ratusan Stand jualan dan pameran. Informasi yang berhasil dihimpun oleh media ini, setiap pelapak dipatok dengan harga yang bervariasi mulai dari 500 ribu hingga 700 ribu rupiah tergantung luas dan strategisnya lapak yang didirikan.

Sekretaris Panitia, Andi Anto, yang dihubungi oleh awak media, mengaku bahwa kegiatan akan berlangsung hingga tanggal 26 Januari kamis mendatang, yang secara resmi akan ditutup oleh Bupati Banggai, Amirudin.
Namun kepada pelapak diminta untuk membongkar semua stand jualan dan pameran sejak tanggal 24 Januari.

“Tanggal 24 pengumuman Lomba dan semua rangkaian kegiatan. Tanggal 26 Ada panggung king audio dan artis serta di tutup resmi pak Bupati.” Tulis Andi Anto melalui pesan Whatsapp.

Adapun yang menjadi alasan dibongkarnya lebih awal stand jualan dan pameran tersebut karena alasan keamanan, karena dikhawatirkan akan membludaknya penonton pada malam penutupan.

Akan tetapi, Informasi yang berbeda diberikan oleh ketua panitia kegiatan, Sudarsono. Menurutnya sesuai dengan rencana awal bahwa kegiatan akan tetap ditutup pada tanggal 24 Januari, Selasa mendatang. Adapun kegiatan artis dan hadirnya pak Bupati pada tanggal 26 Januari bukanlah rangkaian dari Festival Toili Raya.

“Tanggal 26 itu kegiatan yang berbeda, itu kegiatan hiburan untuk warga dari pak Bupati. Jadi memang tanggal 24, selain sudah penutupan dan untuk alasan keamanan semua stand sudah harus dibersihkan.” Tandasnya melalui sambungan telepon.

Masih banyak di antara Pengunjung dan pelapak yang belum tahu pasti kapan kegiatan Festival Toili Raya akan di tutup secara resmi.

Sementara itu, dari beberapa pihak pelapak yang berjualan mereka justru berharap bisa tetap menjual hingga malam hiburan pada 26 Januari yang kabarnya akan dihadiri Bupati Banggai. (Red)