BPS Sebut Pertumbuhan Ekonomi Banggai Meningkat dan Angka Pengangguran Menurun - Utustoria BPS Sebut Pertumbuhan Ekonomi Banggai Meningkat dan Angka Pengangguran Menurun - Utustoria

BPS Sebut Pertumbuhan Ekonomi Banggai Meningkat dan Angka Pengangguran Menurun

376
Spread the love

Photo: Ketua Tim Satu Data Indonesia BPS Banggai, Anggie Dian Pratiwi, S.ST, M.Ec, Dev saat memberikan materi pada Forum Konsultasi Publik dalam rangka Penyusunan Rencana Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Rabu (11/1/23).

Utustoria.com, Banggai – Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Banggai mengalami kenaikan, sementara angka pengangguran mengalami penurunan.

Data tersebut dipaparkan oleh Ketua Tim Satu Data Indonesia BPS Banggai, Anggie Dian Pratiwi, S.ST, M.Ec, Dev saat memberikan materi pada Forum Konsultasi Publik dalam rangka Penyusunan Rencana Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Rabu (11/1/23), di Estrella Hotel and Conference, Kelurahan Tanjung Tuwis, Kecamatan Luwuk Selatan.

“Perekonomian Kabupaten Banggai Tahun 2022 mengalami penguatan dibandingkan tahun sebelumnya,” jelas dia.

Sebelumnya di tahun 2020, Anggie menuturkan, pertumbuhan ekonomi di Banggai mengalami keterpurukan, yaitu berada di angka -4,79 persen kemudian secara perlahan naik hingga menyentuh angka 2,53 persen di tahun 2022.

Hal tersebut, kata Anggie ditunjang pula naiknya pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita, dimana di tahun 2022, Kabupaten Banggai mencapai angka 89, 47, meningkat dari angka tahun sebelumnya yaitu 83,45.

Sementara itu, angka pengangguran di Kabupaten Banggai juga mengalami penurunan. Dari penuturan Anggie, diperoleh informasi bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Banggai hanya sebesar 3,09% dari total jumlah Angkatan kerja.

“Total Angkatan kerja di Banggai sebanyak 217.399 jiwa, dan dari data kami, ada 210.675 jiwa yang telah bekerja,” jelasnya.

Di akhir pemaparannya, Anggie memproyeksikan bahwa laju pertumbuhan ekonomi di Banggai akan terus mengalami kenaikan sampai mencapai angka 4,26 persen di tahun 2024, sementara angka pengangguran dapat terus mengalami penyusutan hingga 2,98 persen di tahun tersebut. (abdy)