PINBUK Sulteng Lanjut Dampingi Bumdes Se-Morowali - Utustoria PINBUK Sulteng Lanjut Dampingi Bumdes Se-Morowali - Utustoria

PINBUK Sulteng Lanjut Dampingi Bumdes Se-Morowali

736
Spread the love

Photo: Pendamping Kecamatan (Kiri Gambar), Ketua Tim Supervisi (Tengah) bersama Pengurus Bumdes Mandiri Jaya Tondo dan juga Manager Pinbuk Sulawesi Tengah (Syamsu Rizal/Paling Kanan dari gambar)

Bumdes di Morowali Telah Salurkan 22 Miliyar untuk Usaha Produktif Masyarakat

Utustoria.com, Morowali. Dalam rangka melaksanakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2017 – 2022, Pemerintah Daerah (Pemda) Morowali membentuk Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) pada setiap desa. Pembentukan Bumdes tersebut harus sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dalam rangka pembentukan Bumdes pada setiap desa (126 desa) maka pemerintah kab. Morowali memberikan kepercayaan kepada Pusat Inkubasi Usaha Kecil (PINBUK) untuk melakukan tugas pendampingan. Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari MOU yang di tanda tangani oleh Bupati Morowali Drs.H.Taslim dengan Andi Aril Pattalau S.Sos., M.Ap direktur PINBUK SulTeng pada tanggal 01 Juli 2021. Selanjutnya dijabarkan dalam perjanjian kerjasama antara Pemda Morowali yang diwakili oleh Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Perlindungan Perempuan dan Anak Drs.H.Abdul Wahid M.Si dengan direktur PINBUK SulTeng tertanggal 02 Juli 2021. Untuk melaksanakan pendampingan tersebut PINBUK SulTeng merekrut 4 tenaga pemdaping kab. 27 pendamping kecamatan dan 3 supervisor.

Pemda Morowali melalui Bupati, Drs. H. Taslim menganggarkan sebesar Rp. 200.000.000 dana penyertaan modal yang akan salurkan ke setiap desa untuk penyertaan modal pemerintah desa kepada Bumdesnya. Nilai tersebut terbilang fantastis, Untuk itu pemda menekankan agar tata kelola Bumdes bisa dilaksanakan dengan baik dan sesuai prosedur.

Setelah melaksanakan tugasnya selama 1 tahun maka pertanggal 01 Agustus 2022 telah terbentuk 126 Bumdes. Dari jumlah tersebut 30 di antaranya telah berbadan hukum, sedang yang lain dalam Proses di Kementrian Hukum & HAM (Kemenkumham).

Capaian lainnya menurut Syamsu Rizal UK, selaku Manager Pengembangan Bumdes PINBUK SulTeng, dari 126 Bumdes ada 122 Bumdes telah menyalurkan dana pinjaman kepada kurang lebih 5000 umkm yang bergerak di berbagai sektor usaha. Jumlah dana pembiayaan yang di salurkan sekitar 22 Milyar Rupiah.

Photo: Syamsu Rizal / Manager Pengembangan Bumdes PINBUK SulTeng

“Mencapai 22 Miliyar sejauh ini dana yang ikut kami dampingi penyalurannya. Anggaran tersebut sebagai pembiayaan usaha Produktif masyarakat. Dan kurang lebih sekitar 5000 usaha yang sudah mendapat manfaat.” Ujar Syamsu Rizal saat diwawancarai.

Berdasarkan capaian tersebut maka pemda morowali memperpanjang tugas-tugas pendampingan oleh Pinbuk sampai dengan 31 Desember 2022. Syamsu Rizal UK, berharap dengan perpanjangan pemdampingan tersebut jumlah Bumdes yang berbadan Hukum akan menjadi 70 Bumdes dan jejaring bisnis Bumdes akan semakin luas bukan saja diantara Bumdes tapi juga antara Bumdes dengan pelaku bisnis lainnya termasuk koperasi, ujarnya. (red)