Desa Saleo I, Terima Kunjungan Pemkab Talaud Terkait Studi Komparatif Pencegahan Stunting | Utustoria Desa Saleo I, Terima Kunjungan Pemkab Talaud Terkait Studi Komparatif Pencegahan Stunting – Utustoria

Desa Saleo I, Terima Kunjungan Pemkab Talaud Terkait Studi Komparatif Pencegahan Stunting

151
Spread the love

Photo: Sangadi Saleo 1 Menyampaikan Sambutan

Utustoria.com, Bolmut. Desa Saleo I, Kecamatan Bolangitang Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), menerima kunjungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Talaud, dalam hal ini Dinas Sosial (Dinsos), Bappeda, Dinkes terkait Studi Komparatif Pencegahan Stunting.

Bertempat di Gedung Serbaguna Desa Saleo I, kegiatan tersebut tetap mengedepankan Protokol Kesehatan, (Rabu 25/11).

Dinilai sebagai salah satu Daerah yang berhasil didalam pencegahan Stunting, Kabupaten Bolmut di pilih sebagai titik Studi Komparatif Pencegahan Stunting oleh Pemkab Talaud.

Camat Bolangitang Timur, Suharto Londa, S.P, M.Si dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Talaud, dalam hal ini Dinsos beserta team yang telah memilih beberapa Desa di Bolmut, termasuk Desa Saleo I sebagai tempat untuk dilaksanakan studi komparatif penanganan Stunting.

“Sebagai upaya Pemerintah dalam hal menghimbau serta menekan permasalahan Stunting, tentunya pencegahan sudah lebih awal di ganungkan kepada seluruh Masyarakat. Ini sudah menjadi kewajiban Pemerintah. Penanganan Stunting, merupakan salah hal yang pokok bagi kehidupan kita semua”, ujar Camat.

Sementara itu Sangadi Desa Saleo I, Syam Djaafar dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada Pihak Dinsos Talaud bersama team, yang telah memilih Desa Saleo I sebagai salah satu lokasi yang dikunjungi terkait Studi Komparatif Pencegahan Stunting.

Syam Djaafar menyampaikan Stunting merupakan salah satu masalah yang tidak boleh di anggap remeh, pencegahannya harus wajib di sosialisasikan.

“Stunting merupakan salah satu masalah sosial. Bagaimanapun Stunting adalah persoalan kesehatan Masyarakat. Maka dari itu, sudah menjadi kewajiban Pemerintah, untuk melakukan pencegahan Stunting di tengah kehidupan Masyarakat”, tegas Syam Djaafar.

Lanjutnya, sebagai salah satu upaya Pemerintah, yakni mensosialisasikan pola hidup sehat bagi seluruh masyarakat.

“Stunting bukan diobati, tetapi di cegah. Maka dari itu pencegahannya harus lebih awal di sosialisasikan. Adapun beberapa upaya yang di sosialisasikan terkait pencegahan Stunting yakni, menjaga pola Hidup sehat, pola makan, di dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi ibu Hamil,” jelas Sangadi Saleo I.

Diketahui, pihak Dinkes telah menyajikan Aplikasi Pencatatan Dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat, sebagai pendataan Stunting. Tersebar di setiap Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), sampai pada Pos Pelayanan Kesehatan Desa (Poskesdes), serta Pusat Kesehatan Terpadu (Pustu).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Talaud, Bappeda Kabupaten Talaud, Dinas Kesehatan Talaud, Camat Bolangitang Timur, Sangadi Desa Saleo, serta masyarakat setempat. (Svg)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *