Tempuh Jarak 35 Kilo, Aipda Sainul Bagikan Puluhan Bendera Merah Putih Kepada Warga Suku Pedalaman | Utustoria Tempuh Jarak 35 Kilo, Aipda Sainul Bagikan Puluhan Bendera Merah Putih Kepada Warga Suku Pedalaman – Utustoria

Tempuh Jarak 35 Kilo, Aipda Sainul Bagikan Puluhan Bendera Merah Putih Kepada Warga Suku Pedalaman

192
Spread the love

Photo: Aipda Sainul Bagikan Bendera Merah Putih Kepada Warga Suku Pedalaman

Utustoria.com, Banggai. Dalam rangka memeriahkan momen Peringatan Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia, Bhabinkamtibmas Polsek Batui Aipda Sainul membagikan puluhan bendera merah putih kepada warga binaanya di Dusun Tombiobong, Desa Maleo Jaya, Kecamatan Batui Selatan, Minggu (16/8).

Kapolsek Batui Iptu IK. Yoga Widata SH, mengungkapkan, puluhan bendera merah putih yang dibagikan Aipda Sainul kepada warga binaannya itu untuk dikibarkan di depan rumah warga masing-masing.

“Bendera merah putih yang dibagikan tersebut sebanyak 25 lembar untuk 25 kepala keluarga di Dusun Tombiobong,” ungkap Iptu Yoga.

Perwira berpangkat dua balak ini mengatakan, kegiatan yang dilakukan Aiptu Sainul ini bertujuan memeriahkan momen Hari Ulang Tahun ke-75 Republik Indonesia serta untuk meningkatkan serta menggelorakan semangat masyarakat dalam memaknai kemerdekaan.

“Pembagian bendera merah putih ini dilakukan agar warga dapat meningkatkan cinta mereka terhadap tanah air indonesia,” ucap Iptu Yoga.

Selain itu, Iptu yoga menuturkan, pembagian benderah merah putih ini juga merupakan implementasi dari salah satu program prioritas kapolri tentang membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap kamtibmas.

”Kami ingin menghadirkan negara di tengah-tengah masyarakat agar mereka merasa aman dengan kehadiran Polri dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Kapolsek.

Iptu Yoga menjelaskan, bahwa masyarakat yang tinggal di Dusun Tombiombong, Desa Maleo Jaya, Kecamatan Batui Selatan ini adalah warga suku Loinang (Suku Pedalaman) yang sudah tinggal menetap dan berpenghasilan masih relatif rendah.

“Dan jarak tempuh 35 kilo, dengan melewati jembatan gantung, menyebrangi sungai dan jalan yang terjal,” tutup Iptu Yoga. (Hae)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *