IPPMASi Minta Pemkab Sigi Buat Asrama Mahasiswa di Palu

Foto : Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Sigi (IPPMASi)
Utustoria.com , PALU - Banyaknya mahasiswa asal Kabupaten Sigi yang mengenyam pendidikan perguruan tinggi di Kota Palu , Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Sigi (IPPMASi) beeharap Pemerintah Kabupaten Sigi dapat membangun asrama.
 
Ketua Umum IPPMASi Anas Firgiawan Jumba mengatakan jarak antara tempat tinggal dari Sigi ke Kota Palu sangat jauh, terutama yang berasal dari kecamatan Kulawi, Palolo dan sekitarnya. Hal ini  menjadi alasan utama yang memungkinkan agar asrama untuk mahasiswa Sigi harus dibangun.
 
"Selain masalah jarak, banyak juga mahasiswa yang berasal dari daerah Kabupaten Sigi yang tergolong ekonomi kurang mampu dan tidak memilik keluarga di kota Palu, sehingga terpaksa harus menyewa tempat tinggal (kos-kosan) yang biayanya cukup mahal," ujar Anas.
 
Guna meminimalisir pengeluaran mahasiswa, menurut Anas sudah seharusnya pemerintah daerah membangun asrama mahasiswa.
 
"Terlepas dari semua itu, asrama juga sangat bermanfaat sebagai wadah silarurahmi dan diskusi antar sesama pemuda, pelajar dan mahasiswa khususnya yang berasal dari Kabupaten Sigi," tambahnya.
 
Menanggapi hal ini, salah satu pengagas dan sekaligus ketua umum pertama IPPMASi Rizaldy Alif Syahrial mengatakan bahwa usulan pembangunan asrama mahasiswa pernah dikomunikasikan pada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sigi dan juga disampaikan langsung kepada Bupati Sigi saat peringatan dies natalis IPPMASi yang pertama.
 
Saat itu, IPPMASi menghendaki dan menginginkan agar asrama mahasiswa Sigi untuk dibangun. "Kadispora saat itu mengatakan akan dikomunikasikan kembali namun hingga saat ini belum terkomunikasikan juga," ucap Rizaldy.
 
Menurut Rizaldy, adanya asrama merupakan solusi yang lebih baik untuk mahasiswa Sigi agar tidak ada lagi mahasiswa yang kuliahnya terbengkalai dan terberatkan hanya karena uang kos.
 
"Bayangkan mahasiswa yang membayar uang kosnya 500 hingga 600 ribu per bulan. Sebenarnya itu bisa digunakan untuk membeli makanan, beli buku, dan mengurangi beban orang tua. Seharusnya mereka bisa diberikan tempat tinggal di asrama mahasiswa Sigi jika telah terbangun.  Pastinya hal itu sangat meringankan beban mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Sigi," ujarnya. 
 
"Asrama bukan sekedar tempat tinggal melainkan memiliki fungsi sebagai tempat mahasiswa berdiakletika. Hal ini sangat baik untuk membangun generasi Sigi kedepan. Sigi kedepan ini akan bangkit dengan generasi yang luar biasa pula. Namun jika tidak disupport dengan baik oleh pemerintah dan pihak terkait maka hal itu hanya angan-angan semata," tegasnya.