Sembilan Desa di Toili Terendam Banjir , Warga Butuh Posko Pengungsian

Foto : Jembatan penghubung antara Kecamatan Toili dan Moilong putus akibat diterjang luapan air sungai.(foto : istimewa)
Utustoria.com , BANGGAI - Selain di Kecamatan Moilong , beberapa Desa di Kecamatan Toili Kabupaten Banggai juga mengalami kebanjiran pada Kamis 18 Juli 2019.
 
Dari pantauan Utustoria.com sejumlah desa Di Kecamatan Toili yang terendam banjir meliputi Desa Mekar Kencana , Tolisu , Jaya Kencana , Singkoyo , Uwemea , Cendana Pura, Sentral Sari, Sentral Timur dan Cendana.
 
Pemerintah Kecamatan Toili yang dikoordinir langsung oleh sekcam Toili Hariadi Bola turut meninjau langsung beberapa lokasi banjir diwilayahnya. 
 
Mengantisipasi kemungkinan yang akan terjadi , sejumlah warga di Desa Sentral Timur dan Sentral Sari telah mengungsi ditempat pemukiman yang lebih tinggi. Pasalnya , semakin lama debit air semakin tinggi.
 
"Kita mengungsi dirumah keluarga yang ada di unit 11 , karena air sungai yang meluap ke pemukiman sudah semakin naik,"ujar salah seorang warga saat ditemui sedang melintasi jalan Jalur dua di Desa Jaya Kencana. 
 
Meskipun begitu , hingga saat ini masyarakat Kecamatan Toili masih menunggu bantuan pemerintah daerah untuk mempersiapkan posko pengungsian untuk para korban banjir tersebut dan menyediakan bahan pokok untuk kebutuhan masyarakat yang mendesak.
 
"Belum ada sampai sekarang informasi untuk dibuatkan posko pengungsian untuk warga,"ujar salah seorang warga Darmanto pada Utustoria.com.
 
Selain itu , jembatan penghubung antara Kecamatan Moilong dan Toili tepatnya di Desa Cendana Pura dan Karya Jaya putus yang mengakibatkan akses lalulintas terputus.
 
Hingga saat ini tim utustoria.com belum mendapatkan data terkait jumlah rumah warga yang terendam banjir , kerugian serta korban jiwa atas bencana alam tersebut.