Dukung Kelancaran Pemboran Senoro 14 & 15, JOB Tomori Gelar Tasyakuran dan Do’a Bersama Masyarakat

Foto : acara Tasyakuran dan Do’a Bersama yang dipusatkan di halaman mushollah Nurul Huda Desa Slametharjo, Minggu (07/07/2019). (Dok : Aswat For Utustoria)
Utustoria.com , BANGGAI - Demi kelancaran proses pemboran sumur minyak dan gas Senoro #14 dan #15 di Desa Sumberharjo dan Desa Slametharjo, Kecamatan Moilong, management Joint Operating Body Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB Tomori) selaku operator negara yang mendapatkan mandat dari pemerintah Republik Indonesia melalui SKK Migas, bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai, Pemeritah Kecamatan Moilong beserta masyarakat di sekitar area perusahaan, menggelar acara Tasyakuran dan Do’a Bersama yang dipusatkan di halaman mushollah Nurul Huda Desa Slametharjo, Minggu (07/07/2019).
 
Tarsyakuran tersebut dihadiri langsung Bupati Banggai, Herwin Yatim, Kejari Banggai Ramdhanu Dwiyantoro, perwakilan Anggota DPRD Banggai Suprapto, Kapolsek Toili-Moilong Iptu Akhwal B Suro, Camat Moilong Fahmi Arifudin Rizal bersama jajarannya, seluruh kepala desa dan aparat desa se Kecamatan Moilong, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda/ Karangtaruna, Tokoh Perempuan/ Ibu-ibu jama’ah majelis ta’lim di wilayah Kecamatan Moilong. 
 
Mengawali Kegiatan Tasyakuran & Doa Bersama ini, acara diisi dengan tausiah singkat dari Ustadz Drs. Nurhayat yang menyampaikan pesan singkat terkait dengan pentingnya keyakinan dalam berdoa, meyakini bahwa doa yang diminta dengan penuh harap serta percaya sepenuh hati bahwa doa tersebut akan dikabulkan oleh Allah SWT merupakan kunci dari kesuksesan kehidupan dan pekerjaan yang kita lakukan, selanjutnya berprasangka baik pada semua orang juga merupakan syarat keberlangsungan hidup bertetangga yang harmonis dan baik, termasuk bertetangga dengan perusahaan “tidak boleh sedikit-sedikit demo”, semua permsalahan akan bisa diurai dan diselesaikan jika setiap kita selalu berprasangka baik, perusahaan juga harus terbuka kepada masyarakat terkait dengan pemberdayaan masyarakat sekitar. Tausiah ditutup dengan arti penting dari istiqfar (selalu berserah diri kepada ALLAH) selalu ingat kepada ALLAH dan menyerahkan segala ikhtiar/usaha yang sudah dilakukan kepada ALLAH.
 
Dinamika sosial masyarakat di Kecamatan Moilong jelas Camat Moilong, Fahmi Arifudin Rizal, terus menunjukan perkembangan yang postif, sekalipun terdapat permasalahan sosial, namun berkat komunikasi, koordinasi dan kerjasama semua pihak, proses pemboran berjalan lancar. “Kami sangat berterimakasih kepada Bupati Banggai, bapak Herwin Yatim, sekalipun ditengah kesibukan yang tinggi melayani masyarakat, namun masih menyempatkan diri menghadiri tasyakuran dan do’a bersama yang kami laksanakan, sebagai bentuk komitmennya mendukung kemajuan pembangunan daerah ini,” ujar Camat Moilong.
 
Sementara itu I Nyoman Hartanu, selaku Field Senior Manager JOB Tomori, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Banggai, khususnya kepada Bupati Banggai Herwin Yatim dan unsur Forkopimda, mulai dari tingkat kabupaten sampai tingkat desa, termasuk apparat keamanan Polres Banggai hingga Polsek Toili-Moilong, serta jajaran TNI yang telah memberikan dukungan terhadap kelancaran proses pemboran sumur Senoro #14 dan Senoro #15.
 
“Kami terus mengharapkan do’a dan dukungan semua pihak, terutama kepada masyarakat Kecamatan Moilong demi kelancaran proses pemboran sumur Senoro #14 dan #15 sampai selesai dengan aman dan lancar serta memperoleh target sesuai yang diharapkan, yang salah satunya dalam rangka memenuhi kebutuhan cadangan nasional minyak & gas bumi serta kontribusi atas tercapainya target APBN untuk kemajuan pembangunan daerah dan bangsa Indonesia,” seru Hartanu. Dalam melaksanakan kegiatan operasional di lapangan sambung dia, JOB Tomori sangat konsen terhadap ketentuan peraturan yang berlaku, baik pada aspek teknis pekerjaan, lingkungan hidup dan aspek sosial kemasyarakatan.
 
Selanjutnya Bupati Banggai Herwin Yatim, dalam sambutannya meminta kepada masyarakat untuk memberikan dukungan yang penuh terhadap aktifitas perusahaan migas di Kabupaten Banggai, khususnya kepada JOB Tomori, karena merupakan kepentingan negara, kepentingan bersama seluruh masyarakat. Masyarakat juga diminta untuk berfikir jangka panjang, perusahaan JOB Tomori memiliki batasan masa kontrak pengolahan migas di Kabupaten Banggai, apabila kontrak selesai, akan dikembalikan ke negara.
 
“Kita harus memberikan dukungan kepada JOB Tomori yang bersedia mengelola kekayaan alam di Kabupaten Banggai, sebab sekalipun masyarakat kita memiliki sumber daya manusia yang memadai, tingkat pendidikan rata-rata sampai di Strata tiga, tetapi kalau kita tidak memiliki sumber daya modal, tentunya tidak akan dapat mengelola kekayaan alam yang ada,” pesan Herwin Yatim. Pihak perusahaan sambung dia, tidak akan mungkin mengabaikan apa yang menjadi hak dari masayarakat, apabila ada hal-hal yang dikeluhkan, silahkan dikomunikasikan secara baik-baik, melalui pemerintah desa, pemerintah kecamatan dan pihak perusahaan. 
 
Acara tasakuran tersebut, dimulai pada pukul 14:00 wita sampai 16:30 wita, diawali dengan pembacaan sari tilawah, pemberian ceramah agama, kemudian diakhiri dengan pemotongan nasi tumpeng dan ramah tamah bersama seluruh tamu undangan. (*)