Bupati Banggai Resmi Buka FSB 2019

Foto : Bupati Banggai Herwin Yatim saat memberikan sambutan pada acara pembukaan FSB 2019 Di RTH Teluk Lalong, Luwuk. (Istimewa)

Utustoria.com , BANGGAI – Bupati Banggai Ir. H. Herwin Yatim , MM membuka secara resmi Festival Sastra Banggai (FSB) 2019 yang digagas langsung oleh Komunitas Literasi Babasal Mombasa pada Minggu (30/6/2019) di ruang terbuka hijau (RTH) Teluk Lalong Luwuk.

Acara tersebut diawali dengan laporan dari Direktur FSB, Yanti Malale. Selanjutnya, dua Curator FSB, Ama Achmad dan Neni Muhidin, tampil membawakan pengantar sekaligus menjelaskan tentang pelaksanaan kegiatan FSB, yang kali ini mengangkat tema ‘Musim-musim yang Memberi Tanda.’

Kemudian, Kepala Dinas Pendidikan, Nurdjalal, SH dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan FSB,   sudah mendapatkan perhatian dari Pemkab Banggai sejak digagas tahun 2017 lalu, yang dibuktikan dengan anggaran yang dialokasikan melalui Dinas Pendidikan, dan diagendakan menjadi festival tahunan.

Ditempat yang sama, Bupati Banggai H. Herwin Yatim, dalam sambutannya, mengatakan perhatian pemerintah terhadap kegiatan FSB adalah sebagai perwujudan dari visi dan misi Pemkab Banggai, dibawah kepemimpinan dirinya bersama Wabup H. Mustar Labolo, khususnya misi ke-lima, yakni Mewujudkan Pengembangan Nilai-Nilai Agama, Kearifan Lokal dan Budaya.

Di penghujung sambutan, Bupati H. Herwin Yatim, yang sebelumnya telah didaulat oleh penyelenggara acara, membacakan sebuah puisi berjudul ‘Hujan Bulan Juni’ yang merupakan karya dari Sapardi Djoko Damono.

Turut hadir pada acara pembukaan FSB, sejumlah pimpinan OPD, pihak sponsorship, diantaranya DS LNG dan JOB PMTS.

Tahun ini FSB menghadirkan penulis, sastrawan, musisi, dan pegiat literasi dari beberapa kota di Indonesia, termasuk sastrawan dari Malaysia yang tergabung dalam Rumah Ripta.

Penulis yang akan hadir dalam FSB 2019 adalah, Adimas Immanuel (penyair, Jakarta), Brian Khrisna (novelis, Bandung), Reza Nufa (novelis, Bogor), Edi Mulyono (Diva Press, Yogyakarta), dan Ibe S. Palogai (penyair, Makassar). Selanjutnya, Caroline Monteiro (aktivis perempuan, Jakarta), Trinity (penulis traveling), Dea Anugrah (penyair, esais, Jakarta), Maman Suherman (pegiat literasi, penulis, Jakarta), serta Safar Banggai (cerpenis, Banggai Laut). Selain itu, hadir juga Lily Yulianti Farid (cerpenis, Makassar), Shinta Febriyani (penyair, Makassar), Gede Robi (aktivis lingkungan, vokalis band rock Navicula), dan Culture Project (Palu).

 

 

Sumber : Banggaikab.go.id