110 Liter Miras Dibasmi Polsek Toili

Foto : Dibakar: Tempat penyulingan (pembuatan) miras jenis cap tikus dibakar oleh Polsek Toili, Jumat (27/4) sekira pukul 09.30 Wita. (Dok: Polsek Toili)

Toili, LUWUK BANGGAI, Utustoria.com

Kepolisan Sektor Toili, terus menjaga komitmennya memberantas penyakit masyarakat (Pekat) diwilyah hukum kerjanya.

Itu terlihat, dari awal menjabatnya Iptu Akhwan sebagai Kapolsek Toili hingga saat ini terus memberantas Pekat tersebut, baik itu narkoba, judi dan Miras (minuman keras).

Kali ini, Jumat (27/4) sekira pukul 09.30 Wita, Polsek Toili bersama Babinsa Koramil 1308-03 Batui Toili, Kepala Desa Argo Mulyo dan sejumlah aparatnya telah berhasil membasmi miras jenis cap tikus serta tempat pembuatannya dibakar tepat dilokasi pegunungan desa Argo Mulyo, Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai.

Pada operasi tersebut, pihak Polsek Toili berhasil mendapatkan barang bukti saguer sebagai bahan baku pembuatan cap tikus sebanyak 90 Liter serta cap tikus yang siap konsumsi sebanyak 20 Liter.

"Tempat pembuatan cap tikus ini milik warga setempat yang bernama Suworo, yang pekerjaannya selain membuat cap tikus adalah petani" ujar Kapolsek Toili, Iptu Akhwan.

Ia mengatakan, karena sulitnya medan yang akan dilewati, sehingga barang bukti yang ada dimusnahkan dilokasi tersebut bersamaan dengan memusnahkan tempat pembuatannya. "Iya, tidak hanya cap tikusnya yang dibasmi, tapi tempat buatnya kita bakar" tambahnya.

Dengan adanya operasi tersebut, pihak Kepolisian terus mendapat dukungan dari sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama, sehingga Pekat tidak hanya diperangi oleh pihak Kepolisian saja, melainkan menjadi tanggung jawab bersama. (mr)