Pemda Morowali Lakukan Swiping ke Pedagang Gas Elpiji 3 Kilogram

Foto : Pemerintah Daerah Morowali menyalurkan bantuan gas elpiji 3 Kilogram kepada warga Kecamatan Bahodopi yang merupakan korban banjir pada Senin (10/6/2019). (Foto : Istimewa)
Utustoria.com , MOROWALI - Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali melalui Dinas Pendapatan serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan melakukan swiping terhadap sejumlah pelaku usaha pangkalan gas Elpiji 3 Kilogram bersubsidi yang menjual diatas ketentuan harga pada Senin (10/6/2019).
 
Dalam amatan wartawan media ini , swiping tersebut berhasil mempergoki sejumlah mobil rental yang berasal dari luar daerah Kabupaten Morowali membawa sejumlah tabung gas elpiji 3 Kilogram dengan maksud akan dijual diwilayah Kecamatan Bahodopi.
 
Tidak hanya itu saja , Dinas Pendapatan serta Dinas Perindag Morowali sekira pukul 14.00 Wita mempergoki oknum masyarakat yang ingin menjual gas elpiji 3 Kilogram dari Desa Kolono Kecamatan Bungku Timur menggunakan jalur laut menuju Kecamatan Bahodopi dengan harga Rp 100 ribu per tabungnya. Namun rencana tersebut dapat dibatalkan.
 
Pada kesempatan tersebut , sejumlah ibu rumah tangga Desa Kolono menyampaikan sikap protesnya dihadapan Kepala Dinas Pendapatan Harson Lamusa bahwa beberapa bulan ini harga gas elpiji 3 Kilogram sudah cukup tinggi yang mencapai Rp 40 ribu hingga Rp 50 ribu. Sebab , sejumlah oknum dari luar daerah yang menggunakan mobil dan menjual kepada sejumlah pengecer. Padahal dengan kondisi tersebut masyarakat sangat dirugikan karena para pengecer menjual dengan harga yang cukup tinggi.
 
Dikesempatan yang sama , Kepala Dinas Pendapatan Harson Lamusa pada masyarakat Desa Kolono mengatakan pihaknya dan Dinas Prindag akan menertibkan para oknum yang melakukan pelanggaran pada penjualan elpiji bersubsidi. Dan jika hal itu didapatkan , maka konsekuensinya jelas , sanksi pidana hukuman kurang lebih 15 tahun penjara.
 
Harson Lamusa juga memberikan nomor handphone pribadinya dan Kadis Perindag dengan harapan seluruh masyarakat ikut serta dalam pengawasan penyaluran gas elpiji 3 Kilogram bersubsidi agar tepat sasaran dengab penerapan harga yang sesuai aturan yang telah ditetapkan. 
 
"Silahkan hubungi kami jika ada oknum yang melanggar pada penjualan elpiji,"ujar Kadis Pendapatan Morowali itu.
 
Disisi lain , Pemda Morowali yakni PGRI pada hari ini juga menyalurkan bantuan gas elpiji 3 Kilogram sebanyak 700 tabung untuk masyarakat Bahodopi yang merupakan korban banjir.
 
 
Editor : Marhum