Diskominfo Banggai Umumkan 6 Kecamatan Di Banggai Ditunda Pelaksanan Pemilu

Foto : Diskominfo (medianews.co.id)

Utustoria.com ,  BANGGAI–  Lambannya pendistribusian logistik  pemilu 2019 oleh KPU Banggai diwilayah Dapil satu dan dapil empat,  membuat  sekira 6 Kecamatan Di Kabupaten Banggai tertunda melakukan pencoblosan pada 17 April.

Hal itu disampaikan oleh Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Banggai melalui akun Facebook  Rabu (17/4/2019).

Dalam pengumuman yang dipublikasikan oleh Diskominfo Banggai itu menjelaskan hasil rapat yang dilakukan oleh KPU Banggai, Pemda Banggai, Forkopimda Banggai, Pangdam XIII/Merdeka, Kapolda Sulteng, Pimpinan Parpol, memutuskan bahwa 6 Kecamatan yang mengalami keterlambatan logistik yakni Kecamatan Luwuk , Luwuk Utara, Batui, Batui Selatan, dan Kecamatan Moilong ditunda pelaksanaannya dan akan dilakukan pada Kamis (18/4/2019).

Berikut isi pengumuman Diskominfo Banggai pada akun Facebooknya :

“Berdasarkan hasil rapat yang dilakukan oleh KPU Banggai, Pemerintah Daerah Kab. Banggai, Forkopimda Banggai, Pangdam XIII/Merdeka, Kapolda Sulteng, Pimpinan Partai Politik, memutuskan bahwa pelaksanaan Pemilu 2019 di enam (6) kecamatan: Kecamatan Luwuk, Luwuk Selatan, Luwuk Utara, Batui, Batui Selatan, dan Kecamatan Moilong ditunda pelaksanaannya, dan akan digelar esok hari, Kamis (18/4/2019). Kepada seluruh masyarakat di 6 kecamatan yang dimaksud agar tetap berpartisipasi dan memberikan hak pilihnya sesuai jadwal yang telah disepakati”.

Adanya pengumuman tersebut menjadi pembahasan hangat dikalangan masyarakat maupun warganet, pasalnya terdapat pro dan kontra dengan adanya pengumuman tersebut, sebagian masyarakat mendukung adanya penundaan pelaksanaan pemilihan. Sebab, jika tetap dilakukan seperti di Kecamatan Toili Barat akan menggunakan waktu yang cukup panjang dan akan selesai pada waktu larut malam, dengan begitu dapat diprediksi jumlah suara golput akan besar dan keamanan terkait pelaksanaan tidak terjamin baik.

Namun, penundaan itu pula dapat bantahan dari sejumlah masyarakat serta warganet yang notabenenya adalah ASN dan karyawan swasta yang hanya memiliki hari libur untuk mencoblos pada 17 April (hari ini_red), Sehingganya jika memang akan ditunda maka diharapkan instansi terkait dapat meliburkan hingga 18 April agar penggunaan hak suara dapat digunakan.