Bupati Banggai Sebut KPU Banggai Tidak Profesional Lewat Akun Instagram

Foto : Bupati Banggai bersama Wakil Bupati dan Dandim 1308 LB serta Pangdam XIII Merdeka di Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir Luwuk. (Istimewa)

Utustoria.com , BANGGAI - Merasa kecewa dengan adanya logistik pemilu disejumlah kecamatan di Kabupaten Banggai belum tersalurkan, Bupati Banggai Herwin Yatim meluapkan rasa kekecewaannya melalui postingan di akun Instagram (herwin_yatim) Rabu (17/4/2019) sekitar pukul 10.30 Wita yang menyatakan manajemen KPU Banggai tidak profesional.

Postingan Bupati Banggai tersebut diviralkan disejumlah akun Facebook warganet dan disebar luaskan disejumlah group WhatsApp.


Berikut pernyataan postingan orang nomor satu di Kabupaten Banggai ini :

“Laporan sikon terkini di KPU Banggai bahwa kelambatan terjadi pada 7 keamatan disebabkan tidak profesionalnya manajemen KPU Banggai. Sejak bbrp hari kami Pemda bersama Muspida menawarkan jasa TNI, Polres, Satpol PP untuk bantu tetapi ditolak dengan alasan masih mampu dengan tenaga yg ada…. Tapi hasilnya..??? Ats nama Pemda saya Bupati Banggai ingin memberitahukan kpd warga dan rakyat terutama pada 7 wilayah kecamatan agar tetap tenang dan pemerintah tetap menjamin hak warga tetap bisa disalurkan… sekrg kami semua turun tangan membantu sesuai mekanisme dan aturan yg ada shg KPU bisa menuntaskan pekerjaan menyalurkan logistik Pemilu ke semua wilayah tsb”.

Diketahui di Kecamatan Toili Barat logistik telah didistribusikan logistik pemilu melalui jalur udara dengan menggunakan Helikopter dari Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir ke Desa Bukit Makarti Kecamatan Toili Barat pada pukul 11.20 Wita, serta menggunakan dua mobil truk untuk dapat mengangkut semua kebutuhan logistik kecamatan Toili Barat yang diturunkan di Kantor Camat Toili Barat pada pukul 14.30 Wita.

Meski logistik telah sampai di Kecamatan tersebut dan telah disalurkan ke seluruh TPS disetiap Desa namun hak warga untuk memilih calon pemimpin belum dapat dilaksanakan karena adanya pertimbangan khusus dari KPU Banggai.