Begini Kronologis Ditemukan Sosok Mayat Di Desa Masing

Foto : Wakapolsek Batui dan tim medis Puskesmas Sinorang Kecamatan Batui Selatan saat menangani korban di TKP desa Masing , Senin (15/4). (Dok : Polsek Batui)
Utustoria.com , BANGGAI - Warga Desa Masing Kecamatan Batui Selatan Kabupaten Banggai dihebohkan adanya penemuan sosok mayat yang diketahui bernama Bunar alias Aco (40) warga Bakung Kecamatan Batui Selatan  disebuah gubuk dikawasan perkebunan didesa setempat pada Senin (15/4/2019) sekitar pukul 08.00 Wita dengan posisi terbaring dan  hanya nemakai celana kolor pendek serta tidak mengenakan baju dengan kondisi mengeluarkan darah dari hidung , telinga dan lubang anus.
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun Utustoria.com , saksi yang pertama menemukan korban yakni warga Masing  Abuna (59) yang juga merupakan kerabat dekat korban, yang pada saat itu berkunjung dirumah kebun milik korban sekitar pukul 07.30 Wita. Ketika Abuna memasuki rumah kebun tersebut dengan kondisi pintu yang terbuka, kerabat korban itu melihat sahabatnya (korban) tertidur terlentang serta mengeluarkan darah dari hidung dan telinga.
 
Melihat hal tersebut,  Abuna merasa  ketakutan dan langsung  meninggalkan TKP untuk melapor di Pos SatPam salah satu perusahaan Migas yang letaknya tidak jauh dari TKP.
 
Mendengar hal tersebut , pada pukul 08.25 Wita Wakapolsek Batui Iptu Sudirman dan Kanit Binmas Poksek Batui Iptu Edy Susilo dan Tim Medis Puskesmas Sinorang langsung mendatangi TKP untuk mengecek laporan tersebut.
 
"Setibanya di TKP personil Polsek Batui memasang garis Polisi serta memeriksa sekitar TKP untuk mencari barang bukti yang mencurigakan , serta mencari saksi untuk dimintai keterangan dan sekaligus memeriksa korban bersama sama dengan tim medis , namun disekitar TKP tidak ditemukan barang yang mencurigakan,"ujar Kapolsek Batui Iptu Candra saat dikonfirmasi Utustoria.com.
 
Dari hasil pemeriksaan korban, menurut tim medis Puskesmas Sinorang Batui Selatan  yakni Ilham (30) dalam tubuh korban tidak ditemukan adanya bekas kekerasan sehingga tim medis menyatakan dugaan sementara bahwa korban meninggal akibat serangan jantung serta pecah pembuluh darah dan diperkirakan korban meninggal dunia sudah sejak dua hari  yg lalu.
 
Setelah dilakukannya penanganan pada korban di TKP tim medis  dan didampingi  oleh pihak keluarga yakni Ibu Kandung Korban  Batueja (60) dan adik korban  Nurdin Dg Maserang (38)  bahwa pihak keluarga telah menerima dengan ikhlas atas kejadian tersebut sehingga korban langsung dibawa pulang kerumah duka di Kelurahan Bakung untuk dimakamkan.