Jelang Pemilu, Kapolsek Batui Berikan Himbauan Kepada Warga Uso

Foto : Kapolsek Batui Iptu Candra saat foto bersama warga Desa Uso Kecamatan Batui dengan membentangkan spanduk Pemilu aman, damai dan sejuk sebagai komitmen bersama.(utustoria/ist)
Utustoria.com , BANGGAI - Kepolisian Sektor (Polsek) Batui melakukan tatap muka bersama sejumlah warga Desa Uso Kecamatan Batui Kabupaten Banggai pada Minggu (30/12) sekira pukul 09.30 Wita di Balai Desa setempat.
 
Pertemuan yang dipimpin oleh Kapolsek Batui Iptu Candra itu bertujuan memberikan himbauan terhadap masyarakat setempat terkait persoalan Kamtibmas, menjelang tahun baru 2019, tidak terpengaruh berita hoax serta menghadapi momen politik pada tahun mendatang.
 
Acara tatap muka tersebut dihadiri oleh Sekdes Uso Hi. Arifin Uka, Babinsa Serka Aryanto, Babinkamtibmas Bripka Usman, serta dihadiri pula sekira perwakilan masyarakat kurang lebih 40 orang yang mewakili tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta tokoh adat.
 
Kapolsek Batui Iptu Candra pada sambutannya menyampaikan dalam menjaga Kamtibmas merupakan tanggung jawab bersama, karena keamanan dan ketertiban lingkungan merupakan milik semua masyarakat dan tidak hanya tanggung jawab TNI dan Polri.
 
Selain itu, dalam menyambut pergantian tahun 2018 ke 2019, Pria pangkat dua balak ini meminta agar warga dapat menerapkan apa yang telah dihimbau Bupati Banggai melalui surat edaran agar pada malam pergantian tahun nantinya sekiranya warga tidak merayakan dengan pesta kembang api serta tidak melakukan pesta miras. 
 
" Tapi pada pergantian tahun nanti, masyarakat diminta untuk melakukan ibadah sesuai dengan keyakinannya, dan untuk umat muslim agar dapat melakukan dzikir bersama, untuk mendoakan saudara kita yang terkena bencana gempa, tsunami, dan likuifaksi,"tutur Iptu Candra.
 
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk dapat menjaga persatuan dan kesatuan serta keamanan dalam menyambut pesta demokrasi 2019 nanti, serta mensukseskan Pemilu 2019 dengan tagline Pemilu yang aman, damai dan sejuk dan tidak terpengaruh dengan munculnya berita hoax.
 
" Selain itu juga masyarakat juga agar tidak mudah tersugesti dengan isu-isu tsunami, karena sampai saat ini belum ada alat yang mendeteksi datangnya bencana tersebut,"tandas pria berbadan kekar ini.