Termakan Isu Hoax, Warga Tiga Desa Di Batui Nyaris Mengungsi

Foto : Personil Polsek Batui beserta Kepala Desa saat menyambangi warga yang hendak mengungsi pada Jumat (28/12) sekira pukul 22.00 Wita. (Utustoria/ist)
Utustoria.com , BANGGAI - Sejumlah warga Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah yakni di Kecamatan Batui tepatnya desa Uso, Lamo dan Honbola nyaris beramai-ramai mengungsi ditempat ketinggian akibat adanya isu akan datangnya Tsunami karena adanya fenomena air laut yang surut tidak seperti biasanya.
 
Informasi yang dihimpun Utustoria.com , selain adanya air laut yang surut tersebut, tedapat juga informasi dari oknum yang menyebarluaskan isu bahwa akan ada tsunami pada tanggal 29 Desember 2018, sehingga sebagian warga panik dan ingin mengungsi untuk mengamankan diri dan keluarganya.
 
Mengetahui kabar tidak jelas (hoax) tersebut, disela-sela kepanikan warga, Kapolsek Batui Iptu Candra bersama sejumlah personilnya langsung menyambangi warganya dan memberikan pemahaman dan himbauan pada Jumat (28/12) sekitar pukul 22.00 Wita.
 
" Ya, kami dan Kepala Desa langsung turun ke masyarakat Desa Uso, Lamo dan Honbola untuk memberikan himbauan kalau kabar itu tidak benar,"ujar Iptu Candra.
 
Dengan tindakan tersebut berhasil membuat seluruh warga yang ingin mengungsi mengurungkan niatnya untuk pergi ke tempat yang lebih tinggi.
 
" Dimohon kepada seluruh wargaku untuk tidak mudah terpropokasi dengan adanya isu yang tidak benar, terkait berita hoax adanya tsunami dan bencana alam lainya di wilayah kita  dan lebih bijak dalam menggunakan sosial media,"tandasnya.
 
tidak hanya di Kecamatan Batui saja, di Kecamatan Moilong, Toili dan Toili Barat juga diresahkan dengan berita hoax yang telah tersebar. Sehingganya Pemerintah serta aparat Kepolisian diminta untuk menindaki pelaku penyebar berita hoax itu.