Ops Pekat Polsek Toili, Karaoke My Love Pekerjakan Anak Dibawah Umur

Foto : Kapolsek Toili Iptu Akhwan bersama personilnya memperlihatkan hasil operasi pekatnya pada Sabtu malam diwilayah kerjanya. (utustoria/ist)
Utustoria.com , BANGGAI - Polsek Toili kembali melakukan operasi penyakit masyarakat Tinombala II 2018, diwilayah hukum kerjanya pada  Sabtu (9/12) sekira pukul 21.30 Wita.
 
Giat ops pekat yang dibagi menjadi dua regu tersebut yakni regu I dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Jhoniniksen dan regu II dipimpin Kanit Binmas Iptu Sami Tumundo berhasil menjaring sejumlah pekat, salah satunya tempat hiburan malam Bar dan Karaoke "My Love" milik Nirwan Tawil bertempat di Kelurahan Cendana Kecamatan Toili Kabupaten Banggai yang diduga telah mempekerjakan tiga anak dibawah umur.
 
Dari hasil pemeriksaan personil Polsek Toili, terdapat tiga ladies pemandu karaoke tidak memiliki tanda identitas yang lengkap dan  mengaku berasal dari Makassar Sulawesi Selatan.
 
Sehingganya, untuk lebih mendalami masalah tersebut, pihak Polsek Toili membawa ketiga ladies tersebut ke Mapolsek Toili untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
 
"Jika terbukti tiga wanita itu adalah anak dibawah umur, makanya pemilik tempat hiburan My Love yakni Nirwan Tawil dapat melanggar undang-undang perlindungan anak yang berlaku dan akan diproses secara hukum, dan kasus ini akan kita seriusi,"ujar Kapolsek Toili Iptu Akhwan pada Utustoria.com, Minggu (10/12).
 
Tidak hanya itu saja, dalam ops pekat tersebut, Polsek Toili berhasil mengamankan 135 botol miras jenis Marten Jumbo, 28 botol bir putih, 81 boto bir hitam dan 34 kantong cap tikus yang didapat dari kios warga Bumiharjo Kecamatan Moilong , inisial PN, rumah warga Karang Anyar kecamataj Moilong insial ES, dan WE yang juga warga Karang Anyar.
 
Pada regu II yang dipimpin Kanit Binmas Iptu Sami Tumundo, kembali mendapatkan pemuda - pemudi yang lagi asyik pesta miras jenis cap tikus dipenginapan Happy Desa Tirta Kencana Kecamatan Toili sebanyak lima orang remaja berasal dari Desa Uwemea, mereka adalah IF (20) , NA (17) , LG (17), RL (18), YD (21), dan wanita asal Luwuk LP (24) dab warga Salamore RT (27).
 
Serta personil Polsek Toili juga kembali mempergoki pasangan yang bukan berstatus suami istri berada dalam satu kamar dipenginapan Happy II yakni JN (18) yang merupakan warga Tanah Abang Kecamatan Toili bersama wanita SA (18) warga Ondo-ondolu Kecamatan Batui.
 
"Pelaku penjual miras, pesta miras serta pasangan bukan suami istri kita bawa ke Mapolsek Toili untuk dimintai keterangan dan akan dilakukan pembinaan oleh pihak Polsek Toili,"pungkas Iptu Akhwan.