Pertamina EP Lakukan Sosialisasi Terkait Eksplorasi Sumur MOR 001

Foto : Pertamina EP Donggi - Matindok Field Asset 4 saat melakukan sosialisasi kepada masyatakat di 3 Desa yang ada di Toili Barat.(Utustoria/Marhum)
Utustoria.com, BANGGAI - PT pertamina EP Donggi - Matindok Field Asset 4 melakukan sosialisasi kepada warga Desa Mantawa, Karyamakmur dan Mekar Jaya Kecamatan Toili Barat, Kabupaten Banggai pada Rabu (21/11) sekira pukul 10.00 Wita, terkait perencanaan pemboran sumur ekplorasi Morea 001 yang berada di Desa Mekar Jaya.
 
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Toili, Danramil Batui, Kades Mekar Jaya, Karyamakmur dan Mantawa, PT pertamina EP, pihak PT PDSI, PT API dan ratusan warga yang berasal dari tiga desa tersebut.
 
Dalam sosialisasi tersebut, Legal and Relation PT Pertamina EP Donggi - Matindok Dika Anggoro menyampaikan rencana pemboran sumur eksplorasi Morea 001 ini merupakan program nasional untuk mendapatkan cadangan gas demi kebutuhan produksi jangka panjang.
 
"Sehingganya perlu adanya dukungan masyarakat setempat demi kelancaran pemboran disumur eksplorasi, ini akan berlangsung sekitar tiga sampai empat bulan,"tuturnya.
 
Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan, mengingat proyek pemboran ini merupakan program nasional demi kepentingan bangsa dan negara Indonesia secara global dan khususnya jika sumur MOR 001 memiliki cadangan gas yang menjanjikan maka akan berdampak positif bagi masyarakat serta daerah Kabupaten Banggai melalui dana bagi hasil (DBH) serta akan terciptanya lapangan pekerjaan dikemudian hari.
 
Pada tempat yang sama, Humas Pusat PT Pertamina Drilling Service Indonesia (PDSI) totok menyampaikan sebelumnya proses pemboran telah dilakukan pada sumur Wol 001 di Desa Uwelolu, sehingga dalam waktu dekat ini pihaknya akan memindahkan alat dari Wol 001 ke Mor 001 yang mungkin akan memakan waktu beberapa hari.
 
"Untuk itu, semoga dalam perolehan disumur Mor 001 ini juga akan menghasilkan cadangan gas yang cukup menjanjikan seperti Wol 001,"imbuhnya.
Terkait perekrutan tenaga kerja, lanjut pria berkaca mata ini PT PDSI membutuhkan 38 tenaga kerja lokal, yanh dibagi untuk drilling 26 orang serta 12 orang untuk katering.
 
"Dan kita akan merekrut Humas lokal untuk memudahkan komunikasi antara masyarakat dengan PDSI,"paparnya lagi.
 
Disamping itu pula, Kapolsek Toili Iptu Akhwan B. Suro meminta kepada warga setempat untuk sekiranya dapat bekerjasama dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan. Sehingga proses pemboran sumur MOR 001 dapat berjalan dengan lancar.
 
"Apalagi sebentar lagi akan dilakukan mobilisasi alat, sehingganya masyarakat dapat menjaga keselamatan dalam berkendara. Sebab jalan yang akan dilalui oleh mobil tronton cukup sempit, sehingganya perlu ketelitian dalam berkendara,"sarannya.
 
Dalam kegiatan sosialisasi tersebut juga digelar sesi tanya jawab antara masyarakat dengan pihak perusahaan dan berakhir pada pukul 14.00 Wita.