Warga Honbola Pertanyakan Kebijakan Kades Alihkan Proyek Pembangunan APBDes

Foto : Ilustrasi (Berdesa.com)

Batui, BANGGAI, utustoria.com

Sejumlah warga Desa Honbola, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai mempertanyakan kebijakan Kepala Desa Rojes Kutondong terkait peralihan program pembangunan melalui APBDes 2018.

Pasalnya, warga menduga adanya penyimpangan terhadap program pembuatan rabat beton di Dusun Seseba yang dialihakan menjadi pembuatan jalan setapak yang berlokasi tepat depan rumah Kepala Desa yang tidak menggunakan papan proyek sebagai bentuk transparansi.

Terlebih, program pembangunan melalui APBDes saat ini tidak mudah untuk mengubah apa yang telah direncanakan. Sebab Pemdes saat ini telah diwajibkan menggunakan sistem Siskeudes agar teradministrasi dengan baik.

Tidak hanya itu, informasi yang juga dihimpun Utustoria.com, dalam dua tahun terakhir ini Desa Honbola telah menganggarkan pengadaan Electone.Serta adanya program air bersih yang dibangun dilokasi yang dinilai jauh dengan pemukiman warga. Sehingga dinilai tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Jemi Maningku saat dikonfirmasi mengatakan peralihan program rabat beton di Dusun Seseba telah dialihkan menjadi jalan setapak. Namun terkait mengubah Rencana Kegiatan Pembangunan (RKP) pihaknya tidak mengetahui.

"Kalau kita sebagai TPK, ada RAB kita kerja, untuk perubahannya kita tidak tau, dan untuk papan proyeknya kita telah pasang,"tuturnya melalui via telpon, Jumat (16/11).

Lanjutnya, terkait pengadaan electone dan air bersih, dirinya tidak banyak yang diketahui. Sebab kedua program tersebut memiliki masing-masing TPK.

"Tapi untuk electone setahu saya telah dibelanjakan dan untuk air bersih dibangun sedikit jauh dari pemukiman karena lahan milik Bankdes terletak disitu,"tutupnya.