Pertamina EP Lakukan Survei Seismik 2D dan 3D Pesut Mas Di Banggai

Foto : Sejumlah calon karyawan saat melakukan tes rekrutmen tenaga kerja dikantor PT Elnusa. (Utustoria/ist)

Luwuk, BANGGAI, Utustoria.com

Produksi minyak dan gas bumi nasional cenderung mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Namun sebaliknya, konsumsi migas terus mengalami peningkatan setiap harinya.

Ketidakseimbangan antara produksi dan konsumsi migas dapat mengganggu ketahanan energi nasional.

PT Pertamina EP anak perusahaan dari PT Pertamina (Persero) yang bergerak di sektor hulu industri migas, dan juga berkontrak dibawah naungan SKK Migas terus agresif untuk menemukan potensi cadangan migas baru salah satunya dengan melakukan survei Seismik baik 2D maupun 3D dengan kembali menjalankan survei seismik .untuk mencari sumber cadangan minyak dan gas bumi.

Pada kesempatan kali ini tim Eeksplorasi PT Pertamina EP akan melakukan survei seismik 2D dan 3D Pesut Mas di wilayah Kabupaten Banggai Provinsi, Sulawesi Tengah yang mencakup . 

Kegiatan Survei Seismik 2D dan 3D Pesut Mas akan dilakukan di Kabupaten Banggai dengan area di lima Kecamatan yaitu Kecamatan Toili, Kecamatan Moilong, Kecamatan Batui Selatan, Kecamatan Batui dan Kecamatan Kintom.

Namun tidak semua desa yang berada dalam wilayah administratif kecamatan tersebut akan dilewati survei seismik. Hanya desa-desa yang diperkirakan memiliki kandungan migas saja yang akan dilakukan kegiatan Survei Seismik.

Tujuan survei seismik 2D & 3D Pesut Mas adalah untuk merekam data lapisan bawah permukaan bumi yang diperkirakan mempunyai kandungan migas dengan menggunakan metode seismik. Output dari survei seismik tak lain hanyalah berupa data seismik. Data seismik dari lapangan kemudian diproses dan diintepretasikan untuk selanjutnya dilakukan pembuktian mengenai ada tidaknya cadangan migasnya.

Kegiatan Survei Seismik sendiri mempunyai delapan tahapan, urutannya adalah : (1) perijinan dan sosialisasi, (2) pekerjaan topografi, (3) pendataan lahan dan fisik bangunan, (4) penyiapan lintasan, (5) pemboran dan pengisian sumber energi, (6) perekaman data, (7) pendataan akhir, (8) kompensasi ganti rugi.

Sosialisasi ke Pemerintah Daerah setempat sudah dilakukan oleh pihak PT Pertamina EP di Kantor Bupati Banggai. Lebih lanjut diungkapkan tim Humas Survei Seismik 2D & 3D Pesut Mas mulai melaksanakan program sosialisasi di tingkat Kecamatan yaitu di Kecamatan Toili, Kecamatan Moilong dan Kecamatan Batui Selatan.

Sedangkan untuk sosialisasi tingkat desa diawali dari wilayah Kecamatan Toili yaitu di Desa Sindang Baru yang dilaksanakan pada hari Senin, 22 Oktober 2018 di aula kantor Desa Sindang Baru. Sosialisasi kegiatan survei seismik akan terus berlanjut ke desa-desa lain yang masuk dalam area kerja survei seismik 2D & 3D Pesut Mas sesuai dengan urutan pekerjaan survei Seismik.

Kegiatan survei seismik 2D & 3D Pesut Mas di wilayah Kabupaten Banggai pastinya akan melibatkan tenaga kerja lokal di sekitar area kegiatan Survei Seismik. Pihak pelaksana pekerjaan Survei seismik 2D & 3D Pesut Mas telah membuka lowongan pekerjaan untuk tenaga kerja lokal untuk beberapa posisi pekerjaan .

Penerimaan lamaran pekerjaan dilakukan pihak perusahaan selama periode pertengahan bulan September 2018 sampai dengan pertengahan bulan Oktober 2018. Saat ini penerimaan lamaran sudah di tutup dan sedang dilakukan seleksi terhadap pelamar yang sudah mengirimkan lamaran. Bebarapa calon pekerja lokal yang telah mendaftar dan lolos seleksiSaat ini tenaga kerja lokcal yang sudah melewati tahapan seleksi dan dinyatakan lulus sudah mulai bekerja membantu kegiatan Survei Seismik 2D & 3D Pesut Mas.

Humas Survei Seismik mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan efek yang positif terhadap daerah dan masyarakat sekitar. Untuk itu, kami memohon dukungan dari seluruh pemangku kepentingan pemerintah daerah dan juga masyarakat untuk kelancaran kegiatan ini.

Selain itu Ddukungan keamanan yang kondusif terhadap peralatan maupun kru tenaga kerja yang bekerja di lapangan pun sangat dibutuhkan agar survei seismik 2D & 3D Pesut Mas yang akan berlangsung hingga tahun 2019 ini dapat terlaksana dan menghasilkan data seismik yang berkualitas, aman, menghasilkan data seismik yang berkualitas baik, dan menemukan potensi cadangan migas yang baru.