HPS Ke - 38, Pemda Banggai Perkenalkan Tenun Dan Batik Nambo

Foto : Bupati Banggai foto bersama distand pameran milik Pemda Banggai.(istimewa)

BANGGAI, utustoria.com

Mempringati Hari Pangan Sedunia (HPS) Ke 38 yang jatuh pada 16 Oktober, Kementrian Pertanian RI memilih Provinsi Kalimatan Selatan menjadi tuan rumah HPS selama 3 hari yang dimulai pada 18 hingga 20 Oktober 2018 yang ditempatkan di Kota Banjarbaru dan Kabupaten Barito Kuala sebagai pusat kegiatan.

Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh Kabupaten/Kota diseluruh Provinsi yang ada di Indonesia ini merupakan kesempatan yang tidak boleh disia-siakan terkait mempromosikan produk - produk pangan unggulan didaerah masing-masing, terlebih Kabupaten Banggai juga tidak ingin melewatkan kesempatan emas ini untuk memperkenalkan produk unggulan Banggai yakni salah satunya tenun dan batik Nambo serta program Pinasa.

Dikutip dari laman resmi Pemda Banggai yakni beranda.banggaikab.go.id Bupati Herwin Yatim yang juga turut hadir dalam pembukaan tersebut mengucapkan terimakasih kepada Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Banggai serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang berkenan mengikuti kegiatan tersebut.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada Badan Ketahanan Pangan dan OPD terkait yang berkenan mengikuti kegiatan ini, apalagi saya melihat mereka memperkenalkan produk pangan lokal dan budaya lokal serta program pemerintah darah Kabupateb Banggai yang menjadi kebanggaan kita semua yakni tenun dan batik Nambo serta program Pinasa,"ujar Herwin.

Dengan adanya kegiatan HPS tersebut, Bupati Banggai berharap lahan tidur yang ada dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya agar mendukung kemandirian ketahanan pangan.

"Dengan potensi pangan lokal yang cukup besar, ini juga sangat mendukung program kemandirian ketahanan pangan di Kabupaten Banggai, untuk itu kiranya lahan tidur yang ada dapat dimanfaatkan,"harapnya.

Disamping itu, Pelaksana Tugas Kepala Badan Ketahanan Pangan Banggai, Ferlin Monggesang mengatakan tujuan kehadiran mereka pada HPS Ke 38 di Banjarmasin untuk mempromosikan potensi pangan dan budaya lokal Kabupaten Banggai.

"Kami disini mempromisikan pangan lokal yang diolah dan dimanfaatkan masyarakat kecil seperti keripik dan ikan roa. Tidak hanya itu, kami juga memperkenalkan hasil karya anak bangsa yakni tenun dan batik Nambo serta program-program unggulan Kabupaten Banggai. Mulai Pinasa yang telah menghasilkan Adipura hingga program pariwisata dan potensi investasi sumber daya alam (SDA)," beber Ferlin.

Sumber : beranda.banggaikab.go.id