Peserta KIP dan SKTM SMAN 1 Toili Dipungut Biaya Sekolah

Photo: Kartu Indonesia Pintar/Titiknol
Toili, Banggai. Utustoria.com
 
Ketentuan pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) ternyata tidak berlaku bagi pemegang KIP di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Toili (SMA N 1 Toili).
Pemegang KIP adalah mereka yang berhak menerima manfaat dari program Indonesia Pintar,  hal ini selaras dengan arah kebijakan kementrian keuangan pada distribusi anggaran pendidikan bagi siswa miskin. 
Tercatat ada 41 siswa pemegang Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dan KIP yang ternyata masih dilibatkan dalam pungutan biaya sekolah.
 
Sementara ada 327 siwa baru yang dibebankan pembayaran biaya sekolah dengan ketentuan nominal sebesar Rp.1.250.000, termasuk di dalamya pemegang SKTM dan KIP.
 
Kadek Widiarta yang anaknya bersekolah di SMA N 1 Toili mengeluhkan hal tersebut. Sebagai orang tua tunggal yang membiayai sekolah anaknya, ia merasa sangat keberatan. 
 
“Saya merasa sangat keberatan dengan beban biaya pendidikan anak saya saat ini, Jika waktu masih SMP dia merupakan penerima beasiswa, tapi pas SMA dia yang harus menyumbang. Padahal dia punya kartu KIP” Ungkap Widiarta. Hal tersebut juga dikeluhkan oleh Wayan Bading, Orang tua siswa, ikut membenarkan. (Riel)