Samia Svetlana

Photo: KinjenArt
Kali ini aku rasakan kembali rindu, 
begitu dalamnya, memenuhi kepala, sesakan hati.
Tergambar wajahmu dalam ingatan.
 
Mestinya banyak hari yang harus aku lalui bersamamu.
Tapi tidak, waktu memaksa kita untuk tidak selalu  bersama.
Kenyataan masih kejam seperti jutaan hari lalu.
Yang menghantam kemanusian yang sedari awalnya indah.
Dan kini meski rindu selalu hadir saat kita berjarak, kenyataan masih tetap angkuh mengejek kita.
 
Palu, 25 Agustus 2016.
Untukmu, Samia Svetlana.