Babinsa Dan Aparat Desa Bekuk Pelaku Pengeboman Ikan

Foto : Babinsa Koramil 1308-08 Banggai Serka Fadli Albugis saat membekuk terduga pelaku pengeboman ikan.[Utustoria/Istimewa]

BALUT, Utustoria.com

Aktivitas pengeboman ikan ternyata masih terus dilakukan, itu terbukti ketika salah satu Babinsa Koramil 1308-08 Serka Fadli Albugis bersama salah seorang Aparat desa membekuk salah satu terduga pelaku pengeboman ikan, yakni Warga Desa Bone Baru, Jamil (32) pada Selasa (31/7) sekira pukul 12.30 Wita.

Penangkapan tersebut dilakukan diwilayah terlarang yang masih dalam lingkungan kompleks pengawasan perikanan dan kelautan, tepatnya berdekatan dengan tempat Balai Benih Ikan (BBI) di perairan Desa Bone Baru Kecamatan Banggai Utara Kabupaten Banggai Laut Provinsi Sulawesi Tengah.

Awalnya pada pukul 15.00 Wita, Serka Fadli Albugis Melaksanakan anjang sana di wiliayah Desa binaannya tepatnya di Desa Bone Baru Kec. Banggai Utara. Setelah itu Babinsa ditemui oleh Saban yang merupakan Kepala BBI dan melaporkan terkait adanya salah satu warga Desa Bone Baru yang telah melakukan pengeboman ikan di dekat BBI tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Spontan Babinsa itu mendatangi salah satu aparat Desa untuk mendatangi rumah terduga pelaku pengeboman ikan, dan setibanya dirumah tersebut Serka Fadli langsung menangkap terduga pelaku dan langsung menghubungi Danpos Airud Bripka Bahtiar dan Sekretaris Dinas Perikanan Banggai Laut Herto Sampelan untuk menindaklanjuti penangkapan terduga pelaku tersebut Atas laporan tersebut, terduga pelaku pengeboman langsung diamankan petugas dan dibawa ke Pos Pol Airud bersama barang bukti serta dimintai keterangan dalam proses lanjut berdasarkan hukum yang berlaku.

Danramil 1308 - 08/Banggai Kapten Inf Selumiel mengatakan dirinya Sangat Mengecam adanya aktivitas pengeboman ikan yang dilakukan oleh masyarakat karena merusak kelangsungan hidup generasi mendatang.

" Kejadian tersebut dapat Merusak ekosistim laut yang mengakibatkan rusaknya terumbu karang dan benih ikan yang masih kecil,"tututnya.

Dikatakan, sebelumnya pihak BBI telah menyampaikan ke warga setempat untuk tidak menangkap ikan apalagi dengan melaukan pengeboman diwilayah tersebut. Namun himbauan tersebut justru pelaku mengancam balik akan meledakan bom ke pihak BBI jika ingin melarang aktivitasnya.

" Saya perintahkan anggota Babinsa untuk mwngawasi oknum tersebut dan terbukti kegiatan pengeboman ikan masih dilakukan , Sehingga saya sampaikan ke pihak Polair , agar diproses hukum agar ada efek jerah,"tambahnya.

Ia menyarankan agar Pemerintah dan unsur terkait dapat memberikan Penyuluhan terhadap para nelayan, sehingga tetap menjaga dan melestarikan ekosistim kelautan yang ada diwilayah Balut .