Ini Alasan Kenapa Dataran Toili Butuh RS Pratama

Foto : Ilustrasi (Rakyat Sulsel)

Toili, BANGGAI, Utustoria.com

Wilayah Dataran Toili saat ini dinilai telah layak dan sangat membutuhkan peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan seperti Rumah Sakit Pratama.

Hal tersebut diungkap oleh Kepala Puskesmas Toili II, Sutanyo S.KM pada Utustoria, Selasa (24/7), dengan melihat beberapa faktor yang sangat mendesak berdirinya Rumah Sakit (RS) diwilayah lumbung padi ini.

Dalam percakapannya itu, ia menjelaskan beberapa faktor yang mendesak itu yakni :

1. Padat Penduduk

Penduduk wilayah Dataran Toili yang mencakup 3 Kecamatan, yaitu Moilong, Toili dan Toili Barat saat ini semakin padat, sehingga fasilitas pelayanan kesehatan harus dapat menampung lebih banyak kuota pasien.

2. Tenaga Medis

Jumlah tenaga medis atau orang yang memiliki keahlian dibidang kesehatan diwilayah Dataran Toili sangat membludak, sehingga Puskesmas yang ada tidak dapat menampung seluruh tenaga yang ada karena keterbatasan kuota. Dengan begitu angka pengangguran bertambah.

3. Jarak Tempuh

Jarak antara antara Toili dan RSUD Luwuk sekira 100 Kilometer lebih atau memakan waktu hingga kurang lebih 2 - 3 jam perjalanan. Sehingga tidak jarang beberapa pasien darurat (emergency) seperti korban kecelakaan lalulintas dan lainnya tidak dapat tertolong karena terlambat mendapatkan bantuan medis yang dibutuhkan.

"Dengan begitu, wilayah kita ini sudah sangat membutuhkan RS Pratama,"tuturnya.

Ia melanjutkan, sebelumnya sekira tahun 2016 lalu, Toili telah direncanakan akan dibangunkan RS Pratama dengan anggaran sekira Rp 30 Milyar. Namun lahan yang tersedia hanya sekira 2 Hektare saja, sedangkan yang dibutuhkan lahan sekira 4 Hektare, sehingga perencanaan itu tertunda.

"Sempat pemerintah Kecamatan Moilong juga telah siapkan lahan 4 Hektare, tapi pembangunan RS Pratama itu telah dialihkan di Kecamatan Pagimana dengan Tipe B, dan mungkin Toili masih menunggu dengan waktu yang lama untuk terealisasi RS,"tandasnya.