Postingan Akun FB Dede Yusuf Diserang Netizen , Ini Komentar SPN Morowali

Foto : Komisi IX DPR RI saat melakukan Kunker di Kawasan PT IMIP beberapa hari lalu. [Suratkabar.id]

MOROWALI, Utustoria.com

Postingan Ketua Komisi IX DPR RI Dedi Yusuf Efendi melalui akun Facebooknya terkait kunjungan kerja (Kunker) di Kawasan PT IMIP di Morowali, Sulawesi Tengah beberapa hari lalu mendapat direspon dari sejumlah Netizen.

Yang mana postingan akun yang bernama Dede Yusuf itu dianggap tidak benar (keliru) mengenai apa yang telah ia lihat di Kawasan tambang nickel itu.

Dengan beberapa komentar netizen yang tidak sejalan lurus dengan tulisannya itu, Dede Yusuf menantang netizen untuk membuat surat tertulis dengan data atau foto dan dikirimkan ke Sekretariat Komisi 9.

"Ini bukan sidak, tapi kunker, sebaiknya yanh koment langsung bikin surat dengan data tertulis dan jati diri. Jangan cuma koment tapi takut menyampaikan kebenaran. Selama disana saya juga bertanya kepada buruh/pekerja kecuali buruh/pekerjanya berbohong,"tutur Dede Yusuf dalam kolom komentarnya.

"Silahkan yang mau kasih gambar atau data faktual, Nggak ada masalah buat saya panggil mereka lagi. Atau sekalian aja bikin serikat pekerja biar jelas perjuangan kalian dan dilindungi UU," tambahnya.

Dan ia menantang netizen untuk membuat surat yang menjelaskan tentang kesulitan dan data faktual."Saya tantang anda untuk bikin surat (bukan surat kaleng) ke komisi 9, dan jelaskan kesulitannya lengkap dengan data faktualnya," tandasnya.

"Dari pada kalian koment disini, belum tentu juga saya kembali lagi ke Morowali, tolong buatkan surat tertulis dengan data, atau foto, lalu kirim ke saya. Pakai nama asosiasi pekerja atau serikat pekerja ke Sekretariat Komisi 9. Nanti saya bisa paksa pemerintah / Satgas pengawasan TKA agar memeriksa kebenarannya, karena itu tugas pemerintah, saya yang mengawasi pemerintahnya, bukan saya yang mengawasi PT IMIP," tegasnya lagi.

Dengan komentar tersebut, Ketua DPC Serikat Pekerja Nasional (SPN) Morowali, Katsaing kembali angkat bicara. Bagaimana tidak, penjelasan dari akun milik Dede Yusuf seolah tidak mengetahui adanya sejumlah Serikat Pekerja di Morowali khususnya dikawasan PT IMIP.

"Apakah Komisi 9 DPR RI itu tidak menerima pemberitahuan dari instansi terkait mengenai keberadaan serikat pekerja yang ada dikawasan PT IMIP, atau ini permainan antar pengusaha dan pemerintah setempat,"ujar Ketua DPC SPN Morowali, Katsaing pada Utustoria, Senin (9/7).

Ia juga menjelaskan, dalam pengetahuannya Serikat Pekerja/ Buruh yang ada dikawasan PT IMIP itu berjumlah 4, yakni SP SMIP, SPE, SBSI dan SPN.

"Dulu pernah ada yang namanya FNPBI, namun saya belum tahu kalau mereka masih aktif atau tidak," tuturnya.

Sehingga, dengan adanya kunjungan pihak Komisi IX tersebut sangat disayangkan. Sebab, tidak meluangkan waktu untuk sejumlah Serikat untuk berdialog terkait permasalahan tenaga kerja dan situasi di Kawasan PT IMIP itu sendiri," tandasnya.