Kapolsek Toili: Agen Elpiji Nakal Akan Dicabut Izin

Foto : Sejumlah aparat Kepolisian Sektor Toili bersama Babinsa yang siap mengatasi penyebab kelangkaan gas elpiji 3 Kilogram bersubsidi/fath

Toili, LUWUK BANGGAI, Utustoria.com

Anggota Koramil 1308-03 Batui - Toili, berhasil meringkus salah satu warga Desa Tirta Kencana Kecamatan Toili, Poniman (45) yang menimbun sebanyak 299 tabung gas elpiji 3 Kilogram di rumahnya, Selasa (12/6) kemarin.

Diketahui, awal mulanya Serda Nekat berhasil membongkar penimbunan ratusan gas elpiji tersebut. Sehingga, ia langsung melaporkan hal tersebut ke Danpos Toili yakni Pelda Hartono untuk ditindaki lebih lanjut.

Timbunan tabung gas tersebut rencananya sekira 130 tabung akan dijual ke salah satu Hotel yang ada di Desa Singkoyo, sehingganya Pelda Hartono segera melaporkan hal tersebut ke Pihak Kepolisian Sektor Toili.

"Orang saat ini kesusahan dapat gas, kok malah ditimbun, semakin dekat lebaran harga semakin dikeluhkan karena langka, sampai Rp 30 ribu per tabung," ujar Pelda Hartono.

Terlebih, Kapolsek Toili, Iptu Akhwan menegaskan, agen gas elpiji yang ketahuan nakal akan dicabut izin usahanya.

''Iya pangkalan gas yang nakal akan dicabut izin usahanya sebagai efek jerah agar tidak terus berlanjut,'' tutur Akhwan ke Utustoria, Rabu (13/60).

Ia juga menambahkan bahwa keluhan masyarakat selama ini sudah terjawab, kenapa tabung gas sangat langkah dan mahal.

''Ini merupakan hasil kerjasama antara Polsek dan Babinsa untuk meminimalisir agar tidak terjadi pelanggaran di pangkalan," terangnya.

Direncanakan, Polsek Toili juga kedepannya akan lakukan pemeriksaan mulai dari pangkalan yang beroprasi sampai pada distributor (kendaraan pengangkut gas)  ke pangkalan.

''Lewat peristiwa ini menjadi cambuk bagi petugas untuk lebih intensif melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pangkalan dan mobil distributor yang masuk," tutup Akhwan. (fath)