SPBU Singkoyo Disinyalir Masih Layani Jerigen

Foto : Sejumlah kendaraan yang sedang antri di SPBU Singkoyo beberapa waktu lalu/Marhum
Toili, LUWUKBANGGAI, Utustoria.com
Meski telah beberapa kali disoroti oleh sejumlah warga dan disikapi oleh Kapolres Banggai AKBP Moh. Saleh, SPBU Singkoyo di Kecamatan Toili masih saja menerima antrian jerigen.
 
Menurut pantauan Utustoria, tidak hanya nosel BBM jenis solar saja, melainkan BMM jenis premium serta pertalite juga dipenuhi dengan jejeran jerigen yang siap untuk diisi bahan bakar. Hal ini menyebabkan, menyita waktu pengendara yang hendak mengisi BBM kendaraannya. Akibat banyaknya jerigen yang mengantri dan dinilai lebih dipentingkan karena pengisian jergen memiliki biaya per jergennya yakni Rp 10 ribu.
 
"Iya mas, kita dikenakan biaya Rp 10 ribu kalau antri pakai jerigen 35 Liter," ujar salah satu pengantri, Yanto pada Utustoria, Minggu (10/6).
 
Terlebih, semakin dekatnya hari raya Idhul Fitri 1439 H membuat kebutuhan BBM semakin meningkat, namun pihak SPBU justru tetap melayani antrian jeriken.
Sehingganya, pihak pemerintah serta aparat keamanan diminta dapat menindak tegas adanya antrian jerigen yang ada. (mr)