Curah Hujan Meningkat, H.Akmal Minta Warga Toili Raya Waspadai Banjir | Utustoria Curah Hujan Meningkat, H.Akmal Minta Warga Toili Raya Waspadai Banjir – Utustoria

Curah Hujan Meningkat, H.Akmal Minta Warga Toili Raya Waspadai Banjir

344
Spread the love

Photo: Salah Satu Rumah Warga Tirta Kencana, Toili, Terendam Banjir

Utustoria.com, Banggai . Beberapa hari terakhir ini kecamatan Toili Kabupaten Banggai diguyur hujan nyaris tanpa henti. Beberapa tempat terdapat genangan air sampai ketinggian kurang lebih Tiga puluh sentimeter.

Sudah menjadi kebiasaan memang di kecamatan toili selalu terjadi banjir apabila intensitas curah hujan meningkat secara signifikan, untuk itu penting memang menjaga kewaspadaan sebelum terjadi kerugian. Demikian dikatakan H.Akmal pada Senin (22/6/2020) saat diwawancara awak utustoria.com dikediamanya.

H.Akmal yang lebih akrap dipanggil H. Mamang adalah salah-satu anggota DPRD kabupaten Banggai yang terpilih dari Dapil empat pada pemilu 2019 kemarin.

“ Iya ini sudah tiga hari hujan terus menerus dan hanya berhenti sesaat terus hujan lagi, saya kira kita semua memang harus menjaga kewaspadan agar dapat mengatisipasi terjadinya banjir dan mengakibatkan kerugian bagi banyak masyarakat Toili Raya” demikian ucapnya.

Photo: Rumah Warga Toili Yang Terendam Banjir (22/6)

Pada tahun kemarin menurut catatan utustoria.com Kecamatan Toili memang terjadi banjir besar akibat hujan yang terjadi terus menerus, banjir yang terjadi pada Kamis (18/7/2019) pukul 05.00 Wita mengakibatkan sepuluh desa terendam, dua jembatan rusak dan 1.450 warga terdampak.

Pada Jumat (19/7/2019) terdapat 1.450 KK penduduk terdampak dengan rincian , Kecamatan Moilong 750 KK, Wilayah Kecamatan Toili 450 KK, dan Kecamatan Toili Barat 250 KK dan dua jembatan rusak , satu rusak ringan dan masih bisa dilewati dan satu rusak berat sehingga tidak bisa dilewati kendaraan R2 atau R4.

Bentuk kewaspadaan untuk mengatisipasi banjir paling sederhana adalah dengan mulai membersihkan got dan saluran air agar tidak ada sumbatan yang menyebabkan air lebih cepat meluap dan mengenangi pemukiman warga.

“saya kira adalah kita bisa gotong royong untuk membersihkan got dan saluran air agar genangan dan luapan air dari saluran irigasi tidak meluap secara tak terbendung dan memyebabkan banjir” tutup H.Mamang menyarankan. (Red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *