Masa Jabatan Kepala Desa Poroan Berakhir, Terimakasih Ka Ades, Dedikasimu Adalah Teladan

657
Spread the love

Photo: Kepala Desa Poroan (Sofyan Syah Ismail)

Hari ini 29 Mei 2020 masa jabatan Kepala desa Proaan Kecamatan Lamala Kabupaten Banggai berakhir. Prosesi serah terima jabatan kepada Pelaksana Tugas (PLT)  telah selesai dilaksanakan maka secara resmi Sofyan Syah Ismail tidak lagi menjabat kepala desa yang telah diembannya dua periode berturut – turut kini dia kembali menjadi warga biasa seperti orang kebanyakan.

Entah kenapa setelah menerima pesan dari sala seorang teman terkait berkahirnya masa jabatan Ka Ades demikian kami memanggil pak Sofyan Ismail tiba-tiba saja ada perasaan haru megalir didalam dada yang membuat saya cukup lama merenung ini ada apa yah? Perasaanya hampir menyamai saat bapak saya meninggal setahun lalu, ada kesidihan disana.

Namun kemudian saya menemukan alasanya bahwa yang membuat rasa kehilangan itu adalah karena sikapnya dalam keseharian maupun dalam kegiatan formal sebagai Kepala desa yang dilakoninya kurang lebih duabelas tahun. Sikapnya yang menerima kritikan dengan cerdas, sikapnya yang sabar dalam menghadapi caci maki dan fitnah telah membekas dalam ingatan.

Sebagai pemimpin Formal ditingkatan desa Ka Ades memulai pengabdianya dari ketua karang taruna desa poroan. Pada zaman Sembilanpuluhan saat itu dalam ingatan saya yang masi dibangku Sekolah Menengah Pertama Ka Ades telah menujukan jiwa besar kepempinannya dalam memimpin pemuda. Mulai memobilisasi sumber daya yang ada untuk membentuk group Band kampung, membangun lapangan sepak bola, membentuk Tim Bola dan kegiatan kepemudaan lainya tanpa mempertimbangakan balasan apapun, semuanya dilakukan dengan ikhlas. Sikap seperti ini kemudian yang membuat dia sangat dekat dengan anak muda dalam setiap genarasi yang terus dibawanya saat menjabat kepala desa sampai dua priode.

Selain infrastruktur desa yang terbangun saat kepemimpinanya ka Ades juga tidak pernah meninggalkan tindakan tercelah dalam kepimpinanya apalagi tindakan korupsi yang menjadi musuh laten bangsa ini, dibawah kepemimpinanya desa poroaan mendapatkan penghargaan terbaik II dari pemerintah Kabupaten Banggai dalam Perencanaan Pembangunan sekabupaten Banggai.

Menjelaang usia yang tidak muda lagi pria dengan tiga anak ini melangkah tegak dengan segala kesederhaanya, keramahanya dan jiwa kebapakanya kepada genarasi muda desa poroan. Terimaksih atas dedikasi dan pengambdianmu untuk desa dan bangsa ini.

Terimaksih Ka Ades, Dedikasimu Adalah Teladan.(Saj)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *