Sulianti Murad dan Pesona Aisyah di Luwuk Banggai | Utustoria Sulianti Murad dan Pesona Aisyah di Luwuk Banggai – Utustoria

Sulianti Murad dan Pesona Aisyah di Luwuk Banggai

506
Spread the love
Photo : Sulianti Murad

Baru saja perhelatan lomba Festival Stay at Home selesai. Para pemenang tentunya kegirangan dan senyum-senyum sambil rebahan menikmati hasil dari jerih payah mereka mengikuti lomba yang cukup menguras energi dan daya kreatif.

Di tengah pandemi yang memaksa kita semua untuk tetap tinggal di rumah sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus, ternyata kita perlu bersyukur bahwa benar apa yang pernah di bahasakan oleh Pramoedya Ananta Toer dalam salah satu novelnya, bahwa “Tubuh boleh disekap, ditendang, diinjak-injak, tapi semangat hidup tak boleh redup”. Kalimat tersebut yang mungkin diilhami oleh Sulianti Murad, Inisiator Festival Stay at Home bertajuk “Aisyah Istri Rasulullah”.

Sebagai salah satu tokoh perempuan yang di gadang-gadang untuk terjun dalam arena Pilkada Banggai 2020, Sulianti Murad punya semangat dan cara yang berbeda untuk menumbuh kembangkan kreativitas putra-putri daerah.

Saat hampir semua dari kita panik, cemas, dan terbatas ruang gerak akibat adanya pandemi Covid-19, tetiba terdengar kabar di radio “Hai insan galasika, dan seluruh Aisyah lovers dimanapun berada. Ikutilah festival Stay at Home Cover lagu Aisyah Istri Rasulullah” kira-kira begitu (Jika salah mohon dimaafkan) sepenggal kalimat yang di umumkan radio Galasika, radio kebanggaan kita semua (Di Banggai).  Sulianti Murad Rame di udara setelah tidak bosan-bosannya iklan radio mengudara!

114 peserta tampil dengan semangat dan penampilan terbaik sejak 12 hingga 21 mei 2020, akhirnya melahirkan 10 orang pemenang dengan masing-masing memiliki ratusan penggemar. Jika ditotalkan dari keseluruhan peserta, jumlah like dan share mencapai 100,000 partisipan. Angka yang sangat fantastis untuk pagelaran lomba yang hanya menggunakan platform media sosial Facebook dengan total hadiah kurang lebih 5.000.000. Politis dan matematis untuk seorang pendatang baru dalam arena pertarungan politik!

Fenomena ini tentunya menjadikan Sulianti Murad berbeda dengan figur politik lainnya, sebab sudah menjadi rahasia umum jika kebanyakan figur atau kandidat politik akan selalu tampil dengan gaya yang royal, bahkan tidak jarang harta yang bergelimang akan menjadi branding politik yang dianggap menarik.

Sebagai pemimpin daerah jelas dibutuhkan nalar matematis dan efisien untuk mengambil dan menentukan arah kebijakan, dan Sulianti Murad sudah menyelesaikan satu contoh yang baik dengan selesainya Festival Stay at Home Aisyah istri Rasulullah.

Congratulation Ibu Anti, kini hampir semua kalangan dan segmen netizen media sosial di wilayah kabupaten Banggai sudah mengenal anda. Jika ada yang belum kenal maka sepatutnya anda datang berkenalan dengan mereka.

Terima kasih pula sudah memberikan pelajaran tentang bagaimana berhemat dan terhindar dari pola hidup boros.

Anda sudah begitu lumayan digemari oleh para pegiat kesenian yang berpartisipasi dalam lomba yang baru saja selesai diadakan, sama halnya seperti Aisyah yang begitu mempesona dalam lirik lagu yang tidak henti-hentinya terus dinyanyikan oleh para pecinta musik semi religi tanah air. (say)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *